BREAKINGNEWS.CO.ID - Pelayanan perapanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan menggunakan mobil keliling masih belum dibuka oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya.

Kasie SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hedwin menjelaskan, pihaknya masih mengkaji soal pengoperasian mobil keliling di tengah pandemi Covid-19.

"SIM keliling belum operasional," ujar Lalu saat dikonfirmasi, Selasa (2/6/2020).

Sebagai ganti mobil SIM keliling, Lalu mengatakan jika ada warga Jakarta Barat yang ingin mengurus pembuatan dan perpanjang SIM bisa dilakukan di Kantor Satpas dan Polres yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Adapun pembukaan layanan itu mengacu pada surat telegram nomor ST/1537/V/YAN.1.1./2020 tanggal 29 Mei 2020, yang ditandatangi oleh Kakorlantas Polri Irjen Istiono.

"Perpanjangan SIM bisa dilaksanakan di Satpas SIM Jakarta Pusat, Satpas SIM Jakarta Timur, Satpas SIM Jakarta Barat, Satpas SIM Jakarta Utara, dan Satpas SIM Jakarta Selatan, Kemudian,m bisa juga di Polres Tangerang Selatan, Polres Metro Tangerang Kota, Polres Metro Depok, Polres Metro Bekasi Kota, Polres Metro Bekasi Kabupaten," ujarnya

Seperti diketahui, pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kantor Satpas Polda Metro Jaya, Jalan Raya Daan Mogot, Jakarta Barat, telah dibuka pada Sabtu (30/5/2020).

Jam operasional pelayanan SIM di Kantor Satpas pun dibatasi di tengah pandemi Covid-19. Pada hari Senin sampai Jumat pelayanan SIM dibuka mulai pukul 08.00 - 13.00 WIB. Sedangkan untuk hari sabtu, jam operasionalnya dipercepat yakni mulai pukul 08.00 - 12.00 WIB

Meskipun pelayanan SIM telah dibuka, tetapi polisi tetap mengedapankan protokol kesehatan dan social distancing. Adapun pelayanan tersebut akan memprioritaskan masyarakat yang masa berlaku SIM segera habis.

"Kita prioritaskan masyarakat yang sudah habis masa berlakunya, kalau misalnya masih lama, sebulan dua bulan kita imbau laksanakan perpanjangan di lain waktu," ujar Lalu.

Putar Balik Kendaraan

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya masih terus melakukan penyekatan dan pemeriksaan Surat Izin Kelur Masuk(SIKM) Jakarta di sejumlah titik. Hal ini guna mencegah penyebaran virus corona di Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, ada sebanyak 20 titik kawasan penyekatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Sebanyak 9 titik pos pemeriksaan SIKM di wilayah DKI Jakarta merupakan penyekatan lapis pertama," ujar Yusri Selasa (2/6/2020).

Sedangkan, 11 pos pemeriksaan SIKM yang didirikan di wilayah perbatasan dengan Jakarta, yang merupakan akses masuk utama kendaraan dari daerah ke Jakarta, yakni di wilayah Kabupaten Bogor 4 titik, Kabupaten Bekasi 4 titik dan Kabupaten Tangerang 3 titik.

"Itu merupakan penyekatan lapis kedua," terang dia.

Adapun hasil penyekatan sejak tanggal 27 Mei hingga 1 Juni 2020 sebagai berikut:

1. Jakarta Barat : 1.157 Kendaraan
2. Jakarta Timur : 1.694 kendaraan
3. Jakarta Selatan : 1.016 kendaraan
4. Kabupaten Tangerang : 7.571 kendaraan
5. Kabupaten Bogor : 2.779 kendaraan
6. Kabupaten Bekasi : 2.423 kendaraan

"Jumlah itu termasuk kendaraan roda dua maupun roda empat," ujarnya.