JAKARTA- Terdakwa kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto mengajukan permohonan justice collaborator (JC). Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin menilai upaya Setya Novanto tersebut sebuah langkah yang bagus.

"Bagus dong kalau beliau bisa menjadi JC itu. Saya kira sebuah langkah bagus. Saya kira buka aja semua. Jangan beliau mau jadi tumbal sendirian, melindungi orang," ujar Mahyudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (12/1/2018).

Mahyudin pun meminta tokoh-tokoh lain yang lebih berkuasa dari Novanto harus dibuka termasuk aliran dananya harus dibongkar. "Jadi siapa yang terlibat di E-KTP itu katanya ada yang lebih berkuasa dari pada Novanto, buka aja. Menurut saya begitu. Termasuk duit-duitnya, siapa yang dalang ya dibuka saja di situ semuanya," tegasnya.

Hal tersebut dilakukan kata Mahyudin dalam rangka memberantas korupsi. Koruptor kata Mahyudin tidak boleh tidur nyenyak sembari menikmati uang haramnya. "Bukan hanya adil, ini kan dalam rangka pemberantasan korupsi. Jadi tidak ada koruptor yang bisa tidur dengan nyenyak menikmati hasil jarahannya. Itu harus di angkat," pungkasnya.