BREAKINGNEWS.CO.ID – Dalam laga Timnas Argentina vs Timnas Nigeria tepatnya saat para pemaian ingin kembali memasuki lapangan pertandingan untuk melanjutkan babak kedua, mega bintang tim Tango, Lionel Messi terciduk sedang memberikan sedikit arahan kepada rekan-rekannya. Terkait hal tersebut, Pahlawan kemenangan La Albicelesta, Marcos Rojo membeberkan apa yang menjadi pokok pembicaraan sang kapten mereka itu.

Rojo mencetak gol pemasti kemenangan Argentina pada menit ke-85 dengan tembakan first-time kaki kanan meneruskan umpan silang yang dilepaskan oleh Pavon. Diakui Rojo jika golnya tersebut tak terlepas dari arahan Messi yang meminta mereka untuk tidak membuang-buang kesempatan yang ada jika ada peluang untuk menceka gol.

“Setelah babak pertama, Messi berkata bahwa semua pemain saat ini punya tugas untuk mencetak gol. Di mana pun mendapat kesempatan, kami harus menembak. Jadi, ketika saya melihat bola menuju ke arah saya, saya langsung menendangnya dan itu masuk,” ungkap Rojo.

Dalam laga penutup Grup D yang berlangsung di Saint Petersburg Stadium itu, Lionel Messi membuka keunggulan Argentina di menit ke-14, dan Nigeria mampu mencetak gol penyama kedudukan jadi 1-1 melalui penalti Victor Moses pada menit ke-51. Sebelumnya, Rojo juga mengakui bahwa ia memberi tahu rekan setimnya bahwa ia akan mencetak gol saat lawan Nigeria. “Saya telah memberi tahu Ever (Banega) dan Ota (Nicolas Otamendi),” ujarnya.

Menanggapi kemenangan dramatis Argentina atas Nigeria, Rojo menilai kalau mereka layak mendapatkan kemenangan ini. Ia pun mengaku kalau perjuangan Argentina di Piala Dunia kali ini baru saja dimulai dan ia menyakini bahwa kemenangan ini akan membuat mereka semakin kuat untuk melangkah lebih jauh di kompesiti sepak bola terakbar di dunia yang diselenggarahkan empat tahun sekali ini. “Kami pantas memenangi laga ini. Sekarang kami lebih kuat dan perjuangan baru saja dimulai,” kata Rojo.

Di babak 16 besar yang akan digelar pada Sabtu, 30 Juni 2018, Timnas Argentina akan berhadapan dengan juara Grup C, yakni Timnas Prancis.