MATARAM -- Dengan filosofi kejernihan serta persatuan di dalam ketidaksamaan, Ria Miranda menyuguhkan koleksi baju Sans Titre untuk Ramadhan 2017 ini. Product ini diinginkan bisa disambut baik orang-orang, termasuk juga Muslimah di NTB.

Mitra Ria Miranda NTB serta yang memiliki butik Ria Miranda Lombok, Nita Hariyati, menerangkan, untuk Ramadhan 2017 ini Ria Miranda mempersiapkan koleksi Sans Titre. Sans Titre yang datang dari Bhs Prancis yang bermakna tanpa ada judul mempunyai arti mendalam bakal rencana itu yakni kejernihan hati serta fikiran di Ramadhan sampai hari kemenangan.

Pola-pola yang dipertunjukkan dalam koleksi baju Sans Titre yang dipamerkan di Pesona Khazanah Ramadhan tunjukkan pola gabungan yang tegas serta abstrak, pada garis lurus dengan bentuk tidak teratur. Ketidaksamaan pola ini lalu dipadukan jadi satu karya yang tampak seirama.

''Ini mencerminkan persatuan antar sesama manusia meskipun hidup berdampingan dengan adanya banyak ketidaksamaan, '' ungkap Nita di sela-sela Talkshow Ide Entrepreneur Perempuan di Ballroom Masjid Hubbul Wathan.

Mengenai perubahan model baju Muslim di Lombok, Nita menyampaikan ketertarikan Muslimah di Lombok pada tampilan modis semakin bertambah di banding tujuh th. lantas. Sekarang ini Muslimah dari mulai yang berhijab syar'i sampai yang baru belajar berhijab, dari Muslimah lansia hingga anak-anak kecil tertarik pada dunia model. Hingga potensi pasar juga termasuk besar.

Dengan Muslim lebih dari 90 %, Nita mengakui suka sekali apabila produknya berguna untuk orang-orang. ''Itu semakin mendorong kami untuk mendesain product baru yang nyaman digunakan, '' ungkap Nita.

Tanpa ada memanggil angka, Nita bersukur mendekati Idul Fitri seperti ini umumnya membawa rejeki untuk perancang baju serta yang jual baju Muslim. Penjualan dapat bertambah lima hingga enam kali dari umumnya pada musim puncak seperti Ramadhan serta mendekati Idul Fitri. Karenanya, mereka berniat mempersiapkan diri jauh-jauh hari. ''Saat seperti saat ini tentu ramai. Penjualannya Alhamdulillah, sekurang-kurangnya dapat tutup cost produksi, '' kata Nita.

Segmen pasar product dibawah merk Ria Miranda di NTB sendiri ada tiga grup. Ada product harian yang ditujukan Muslimah muda dengan product yang design simpel dengan harga terjangkau di kisaran Rp 200 ribu sampai Rp 350 ribu.

Ada pula product Ria Miranda untuk kelas menengah. Harga product ini agak tidak sama dari product harian karna material di desain serta di produksi sendiri. Harga produknya sekitaran Rp 350 ribu sampai Rp 800 ribu. ''Ada juga product premium serta ini malah yang banyak disukai di Lombok, '' kata Nita.