JAKARTA - Apa jadinya jika raja dangdut Rhoma Irama berakting dalam serial televisi atau sinetron? Untuk pertama kalinya, penyanyi dangdut kondang Rhoma Irama tahun ini menerima tawaran menjadi bintang sinetron Ramadan berjudul Cinta dan Doa yang akan ditayangkan salah satu televisi nasional.

Kehadiran Rhoma Irama di sinetron ini, tentu bisa mengobati rasa kangen masyarakat luas yang sudah lama tak melihat ayah dari Ridho Rhoma itu berakting di layar kaca. Raja dangdut ini akan berakting dengan sang istri, Ricca Rachim. Di sela acara perkenalannya sebagai pesinetron, Rhoma Irama sedikit membahas seputar alasannya tidak mengambil tawaran tampil di sinetron. Bukannya menolak terlibat dalam alur cerita drama layar kaca, sang raja dangdut rupanya punya alasan lain.

“Saya bukan enggak suka, tapi kurang srek main sinetron. Kenapa? Karena mungkin capek kali ya stripping. Saya dengar capek stripping-nya,” kata Rhoma Irama di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan (1/3/2018).

Selain faktor stamina, Rhoma Irama juga punya pandangan lain terhadap dunia keaktoran. Meski sudah beberapa kali tampil di layar lebar saat masih berusia muda, Rhoma ternyata enggan memerankan tokoh selain dirinya sendiri.

“Dari dulu saya tidak pernah akting. Saya tidak pernah merasa jadi aktor. Saya tidak mau jadi tokoh fiktif. Saya mau main film tapi jadi diri saya sendiri, agar saya bisa pertanggungjawabkan apa yang ada dalam film,” jelasnya.

Kendati demikian, industri drama televisi jadi satu-satunya bidang yang belum Rhoma jamah. Ia akhirnya bersedia mengambil tawaran bermain di sinetron, mengingat usianya sudah tak muda lagi.

“Kenapa akhirnya saya main sinetron ya karena ada hal yang menggugah juga. Saya ingin berbuat yang sebaik-baiknya di penghujung usia. Saya ingin berbuat yang lebih untuk agama, bangsa dan negara,” tandas Rhoma Irama.