BREAKINGNEWS.CO.ID - Ratusan pengemudi ojek online melakukan aksi unjuk rasa damai di depan Istana Negara menuntut dilakukannya perbaikan regulasi kebijakan mengenai ojek online.

"Mereka menuntut adanya aturan untuk kerja mereka," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajulu di lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019).

Terkait aksi itu, Roma berjanji akan memfasilitasi massa ojek online ke dinas perhubungan maupun suku dinas terkait.

Ia juga menyebut pihaknya sudah melakukan pemetaan di beberapa ruas di Jakarta Pusat untuk mengantisipasi adanya sweeping dan aksi main hakim sendiri. "Sampai saat ini memang belum ada  laporan. Niat swepping ada, tapi  yang murni aksi banyak. Aman kok," kata Roma.

"Kami imbau mereka jangan lakukan sweeping. Jagalah ketertiban," sambung Roma.

Roma menyatakan akan memberikan tenggat waktu kepada para pengunjuk rasa sampai pukul 18.00 Wib. "Kami berikan imbauan agar mereka selalu tertib dan menatai aturan. Karena ini kan memang jalan umum, supaya kegiatan masyarakat tak terganggung," katanya.

Dandim 0501/Jakarta Pusat Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana menambahkan, pihaknya menyiapkan 50 personel untuk melakukan pengamanan aksi unjuk rasa ini. "Kami imbau masyarakat yang melakukan aksi untuk menjaga ketertiban dan keamanan," harap Wahyu.

Moderator Aksi Damai 151 yang kerap disapa bang Maung mengatakan, aksi damai dilakukan dengan tujuan menyampaikan tiga tuntutan yang sama seperti aksi-aksi turun ke jalan sebelumnya.