JAKARTA - Minggu (10/6/2018), menjadi puncak arus mudik Lebaran 2018. Pasalnya puluhan ribu kendaraan telah melintas di Pekalongan baik di Tol Fungsional ataupun jalur Pantura. Kendati menjadi puncak arus mudik, kondisi arus lalu lintas pun lancar. Arus mudik meningkat usai aparatur sipil negara (ASN) mengakhiri segala aktivitasnya pada Jum'at (8/6/2018) lalu. Kesempatan tersebut pun menjadi momen bagi kebanyakan masyarakat untuk melakukan mudik lebih awal. Tak hanya itu, libur panjang kenaikan anak sekolah juga mempengaruhi kondisi arus mudik lebaran 1439 hijriyah.

Polres Pekalongan pun juga telah menyiagakan sejumlah personilnya untuk menganisipasi terjadinya kemacetan tersebut. Sejumlah personi yang diturunkan tersebut juga untuk mengurai kemacetan yang terjadi di ruas tol maupun di jalur Pantura. Selain itu, kepolisian juga mendirikan sejumlah pos pengamanan di sejumlah titik rawan.

Kasatlantas Polres Pekalongan AKP Boby Anugerah Rahman mengatakan jika situasi arus lalin di wilayah hukum Polres Pekalongan terpantau arus lalin dari arah barat ke timur ramai lancar, tidak terjadi kepadatan yang berarti. Adapun kecepatan kendaraan diperkirakan 50km/jam. "Sampai saat ini semua jalur arus mudik terpantau arus lalin dari arah timur ke barat lancar, tidak terjadi sendatan dan kecepatan 50 km/jam," terangnya.

Ia menjelaskan jika jumlah kendaraan yang memasuki jalur Kabupaten Pekalongan sekitar pukul 10.00 WIB tercatat truk 14.937 kendaraan, bus 12.516, Pick up 1.816, mobil pribadi 21.868 dan sepeda motor roda 2 sebanyak 42.798 kendaraan. "Sedangkan untuk jumlah kendaraan yang memasuki jalur tol fungsional kecepatan 50km/jam yaitu sebanyak 1.032 mobil pribadi dan pick up sebanyak 70 kendaraan," lanjutnya.

Sementara itu, alah seorang pemudik asal Pekalongan, Rasjo, mengatakan bahwa dengan adanya Tol Fungsional kini sepanjang Pantura tidak terjadi kemacetan. Namun kendalanya pada malam hari Tol Fungsional masih minim penerangan sehingga warga masih binggung. "Arus lancar dan alhamdulilah bisa cepat sampai tujuan meskipun sempat harus mutar keluar di Warungasem Batang," ungkapnya.