BREAKINGNEWS.CO.ID- Direktur Proyek LRT PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan mulai uji coba (trial run) kereta LRT Kelapa Gading-Velodrome dengan melibatkan masyarakat. Walupun melibatkan masyarakat namun jumlahnya tetap akan dibatasi, mengingat masih uji coba.

“Jadi dibatasi seperti kondisi saat September. Nanti saat itu operasi normal baru dibuka secara umum (lebih banyak masyarakat),” kata Iwan di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Iwan mengungkapkan, trial run itu nantinya akan dilangsungkan pada pertengahan bulan Februari 2019 sebelum kereta dinyatakan beroperasi untuk umum, artinya sebelum dikenakan tarif operasional. “Pertengahan paling ya mulainya. Itu bisa kita lakukan secara paralel nanti. Nah bagaimana sekarang kita mempersiapkan dengan LRT Jakarta,” ungkapnya.

Sebelumnya LRT Jakarta telah melakukan uji coba pada 15 Agustus hingga 14 September 2018. Hasil uji coba diketahui LRT Jakarta dapat mengangkut lebih dari 11.000 penumpang dalam 210 perjalanan menggunakan delapan kereta.
Pengerjaan LRT sendiri terbilang molor karena rencana awal kereta sudah beroperasi sebelum Asian Games 2018 digelar. Namun banyak fasilitas yang belum selesai dan waktu masa uji lama, target pengoperasian LRT meleset.

LRT Jakarta rute Kelapa Gading- Velodrome sepanjang 5.8 kilometer dan memiliki enam stasiun pemberhentian yaitu Stasiun Velodrome, Stasiun Equestrian, Stasiun Pulomas, Stasiun Boulevard Selatan, Stasiun Boulevard Utara, dan Stasiun Pegangsaan Dua.

Seluruh kereta memiliki suku cadang dan garansinya dibeli langsung dari pabrik Hyundai Roterm dengan harga sekira Rp 423 miliar. Adapun nilai investasi untuk pengerjaan LRT Jakarta koridor Kelapa Gading – Velodrome sepanjang 5,6 KM ini adalah sebesar Rp7.45 triliun untuk keseluruha