BREAKINGNEWS.CO.ID - Polres Jakarta Utara mengambil alih pengananan kasus penyerangan Polsek Metro Penjaringan yang dilakukan pria diduga pengidap stres, Rohandi, warga Penjaringan, Jakarta Utara.  "Kasus ini kami limpahkan ke Polres Metro Jakarta Utara, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Kapolsek Penjaringan, AKBP Rachmat Sumekar kepada wartawan, Jumat (8/11/2018).

Dalam pengawalan ketat, Rohandi dibawa ke Polres Jakut pukul 15.00 WIB. Rohandi mengenakan kaos hitam dan celana pendek, diangkut dalam mobil kawalan bersenjata lengkap.

Rachmat menceritakan, pada peristiwa yang terjadi dini hari tadi, petugas sedang berjaga di pos pintu masuk. Tiba-tiba Rohandi menerobos penjagaan petugas. 

Akibatnya, seorang anggota kepolisian bernama Ajun Komisaris Polisi MA.Irawan mengalami luka ringan dibagian tangan karena coba menghentikan aksi Rohandi. Akhirnya Rohandi terpaksa diberikan tindakan tegas terukur dari polisi di bagian tangan setelah diberikan tembakan peringatan namun tak diindahkan.

Usai peristiwa tersebut, Polsek Penjaringan memperketat keamanan. "Kami perketat pengamanan di pintu masuk 1x24 jam dan memeriksa siapapun yang akan masuk. Tetap kita akan melakukan pengamanan di pintu masuk untuk dilakukan pemeriksaan," kata Rachmat. 

Peristiwa penyerangan oleh Rohandi terjadi sekitar pukul 01.35 WIB. Rohandi mendadak mendatangi Polsek Penjaringan dan langsung menyerang anggota polisi tersebut dengan menggunakan sebilah golok dan pisau babi yang kemudian anggota polisi tersebut menghindar dan meminta bantuan rekannya yang sedang berjaga di SPK.