BREAKINGNEWS.CO.ID - Polisi menetapkan pelaku penusukan di Halte TransJakarta BKN, Cawang, Jakarta Timur, Sudirman (51) sebagai tersangka. Meski kejiwaannya agak aneh, tak jadi alasan polisi tidak menetapkannya sebagai tersangka.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sudirman beralasan dia nekat menikam paha Eric Sandy Marbun (28) karena dapat bisikan gaib sebelumnya. Dia juga mengaku trauma melihat seseorang duduk dengan mengangkat satu kakinya.

"Sebab apa yang dia lakukan itu penganiayaan. Itu diatur dalam Pasal 351 KUHP," kata Kapolsek Kramatjati, Kompol Nurdin AR kepada wartawan, Jumat (15/3/2019).

Meski begitu, polisi tetap memeriksa kejiwaan Sudriman. Hal ini untuk memastikan kondisi kejiwaan Sudirman sebenarnya.

Polisi mengatakan, apabila memang Sudriman mengalami gangguan kejiwaan tentu dia akan bebas demi hukum. Namun, diyakini kuat Sudirman tidak mengalami gangguan kejiwaan sehingga polisi mengambil langkah menetapkannya sebagai tersangka terlebih dulu mengingat buktinya sudah kuat.

"Nanti kita juga tunggu hasil tesnya," kata dia lagi.

Sudirman menikam Eric Sandy Marbun saat menunggu antrean bus di Halte TransJakarta BKN, Cawang, Jakarta Timur siang ini sekira pukul 11.25 WIB. Sudirman menikam Eric dibagian paha sebelah kiri karena Eric mengangkat kakinya saat duduk di halte.