BREAKINGNEWS.CO.ID -Kasus pembunuhan pria bernama Eljon Manik yang jasadnya dimasukkan ke kantong plastik dan dibuang ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Kampung Caman Tanah Garapan, Kota Bekasi, Jawa Barat, hari ini Selasa (12/3/2019) direkonstruksikan atau direka ulang.

Dalam reka ulang polisi menghadirkan Yadih Jaya Karta alias Daeng, tersangka dalam kasus itu. Reka ulang juga dilakukan pada dua lokasi berbeda, yakni; pertama di kontrakan tersangka, yaitu Yadih Jaya Karta alias Daeng di Gudang Arang, Bekasi. Kedua, reka ulang dilalukan di Kali Cibening, Bekasi.

"Hari ini kita melakukan rekonstruksi pembunuhan terhadap Eljon Manik," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa (12/3/2019).

Ada 23 adegan diperankan oleh tersangka dalam agenda reka ulang tersebut. Dimana 21 adegan diperankan di Gudang Arang dan sisanya di Kali Cibening, Bekasi.

Hal ini sendiri jadi tontonan warga sekitar. Banyak warga yang mencibir pelaku saat melakukan rekonstruksi.

"Mulai dari tempat tersangka membunuh korban, sampai ke tempat tersangka membuang mayat korban. Nantinya kita bisa lihat apakah ada bukti baru kita temukan atas rekonstruksi ini," ucap Argo.

Kasus pembunuhan ini diketahui terjadi pada Sabtu 2 Maret 2019 sekira pukul 06.30 WIB. Saat itu, korban mendatangi kontrakan pelaku guna menjemput Wati dan sang anak yang merupakan pasangannya namun belum menikah.

Beberapa saat setelah itu timbul cekcok antara korban dan pelaku. Pelaku memukul kepala korban dengan tabung gas 3 kilogram sebanyak enam kali hingga korban tewas.

Setelah membunuh korbannya, pelaku membuang jasadnya ke TPS Kampung Caman Tanah Garapan dengan kondisi dalam kantong hitam guna menghilangkan jejak. 

Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 340 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP, lebih Subsider Pasal 351 KUHP, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun.