JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan Polri berhasil mematahkan upaya aksi penyerangan sekelompok teroris yang berusaha menerobos masuk lewat pintu pos penjagaan di Markas Polda Riau. Dalam peristiwa itu empat orang tewas, satu anggota Polda Riau dan tiga dari kelompok penyerang.

Setyo mengatakan aksi penyerangan tersebut terjadi sekitar pukul 09.10 wib. "Ada sebuah mobil Avanza yang menerobos ke Mapolda Riau BM 1192 RQ. Pada saat masuk dihalangi oleh anggota Polda Riau. Kemudian ada beberapa dari mereka turun dari mobil dan menyerang anggota menggunakan samurai," ujar Setyo dalam rilis kepada wartawan, Rabu (15/5/2018) di Mabes Polri.

Dalam peristiwa itu dua anggota Polda Riau mengalami luka-luka. Empat dari empat penumpang di mobil Avanza itu dilumpuhkan petugas dengan tembakan, sementara seorang lainnya melajukan kendaraan hingga menabrak seorang anggota Polda Riau hingga tewas dan melukai jurnalis TV One bernama Ryan Rahman "Anggota Polri yang sedang bertugas gugur karena ditabrak, Ipda Auzar. Seorang lainnya, Kompol Faridz luka akibat dibacok oleh pelaku dengan memakai samurai," ujar Setyo.

Informasi terakhir disampaikan Kadiv Humas Polri, situasi sudah berhasil dikendalikan berikut mobil Avanza berwarna putih.yang hingga saat ini masih terpagar police line di halaman markas Polda Riau.  "Mobil itu sedang disterilisasi karena ada barang-barang dicurigakan. Sementara satu pelaku yang melarikan diri sudah ditangkap dan saat ini telah diamankan di Polresta Pekanbaru," jelas Setyo.

Adapun beberapa barang yang diamankan dari para pelaku adalah mobil Avanza, tiga buah samurai, lima penutup wajah, handycamp, ikat kepala dan jam tangan. "Sementara itu yang saya sampaikan hingga menunggu perkembangan. Ini adalah keberhasilan Polda Riau dalam mematahkan serangan orang tak dikenal," tegasnya.