JAKARTA - Sebanyak delapan orang diamankan Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali dalam razia di tiga tempat hiburan malam di Denpasar dan Kuta Bali. Razia tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Bali, AKBP Sudjarwoko. Tempat hiburan yang disasar di antaranya cafe Delona yang ada di jalan Taman Pancing, Gelogor Carik, serta tempat hiburan malam Platinum Denpasar.

Dari dua tempat itu petugas belum mendapatkan adanya indikasi penyalahgunaan narkoba. Sasaran ketiga yaitu tempat hiburan malam bernama Pyramid di jalan Dewi Sri, Kuta. Di tempat itu petugas berhasil mengamankan 8 orang pengunjung yang diduga memakai narkotika. "Saat ini para tersangka dan barang bukti sudah diamankan ke kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Wijaya, Rabu (13/6/2018).

Delapan orang yang diamankan yaitu pria berinisial IGKS (24) dengan barang bukti 1 klip bening narkotika jenis ekstasi berwarna Biru logo R sebanyak 1 butir dengan berat 0, 3 gram netto atau 0, 4 gram brutto. DR (30) dengan barang bukti 7 butir tablet warna kuning dengan logo LV, diduga ekstasi seberat 3, 04 gram netto dan 6 butir yang lain berupa tablet berwarna Coklat diduga ekstasi dengan berat total 1, 28 gram netto. Selain itu, ditemukan juga 4 kunci loker.

Selanjutnya yaitu seorang perempuan berinisial SSM (21). Dia kedapatan membawa 1 bungkus tisu warna putih yang di dalamnya berisi 2 pecahan pil/tablet warna biru. Dari hasil pemeriksaan sementara, diduga barang itu adalah narkotika jenis ekstasi dengan berat 0, 20 gram netto.

Selain 3 orang yang kedapatan membawa barang diduga narkotika, juga diamankan 5 orang lainnya. Masing-masing yaitu DRA, laki-laki (36), INW, laki laki (30), AANP, laki laki (24), INBJ, laki laki, (58) dan satu orang perempuan MM (24). Kelimanya diketahui positif narkoba berdasarkan tes urin yang dilakukan petugas.

Pelaksanaan razia tempat hiburan malam di wilayah hukum Polda Bali sesuai dengan Surat Telegram Kabareskrim Polri Nomor : ST/129/V/2018/Dittipidnarkoba tanggal 24 Mei 2018 tentang perintah pelaksanaan razia/sweeping dan tes urine terhadap tempat hiburan malam, terminal angkutan darat. "Pelaksanaan kegiatan sweeping dan tes urin ini mengerahkan sebanyak 132 personel," terang Hengky.