JAKARTA-Petarung dari Jakarta Matador Fighting Club (JMFC), Agung Saputra, membuktikan ucapannya mampu mengalahkan lawannya di kelas straw (52,2 kg), Filifus Sanmilio dari sasana Musashi Fight Club Balikpapan.

Dalam ajang One Pride Mixed Martial Art yang digelar di Britama Arena Kelapa Gading Sport Mall, Jakarta Utara, Sabtu (15/7), Agung Saputra menang angka mutlak atas petarung Filifus Sanmilio.

Pertarungan ketat Agung dan Filifus tersaji dalam tiga  ronde penuh dengan masing-masing ronde lamanya lima menit. Agung, yang pegulat, dan Filifus yang mendalami disiplin pencak silat dan karate, berani bertarung jarak dekat untuk saling menjatuhkan.

Agung Saputra, petarung kelahiran Kalianyar, Grogol, 28 Juni 1993 itu,  tak sia-sia  mempersiapkan diri selama hampir dua pekan dibawah penanganan pelatih David Ramli, mantan petarung dan kini salah satu juri internasional muaythai. 

 Pimpinan Jakarta Matador Fighting Club (JMFC) Resti Nendia dan manajer H.Heru Pujihartono menyambut gembira kemenangan angka mutlak Agung Saputra.

"Mental bertanding Agung Saputra memang sedang bagus-bagusnya. Apalagi lawannya itu saya melihat sudah kalah sebelum bertarung menghadapi Agung. Makanya sejak awal saya optimis Agung bakal tidak menemui kesulitan untuk memenangi pertarungan melawan Filipus," kata H.Heru Pujihartono yang membawa serta putranya, Ken Rio, menyaksikan pertarungan Agung vs Filifus ini.

Agung yang didampingi David Ramli dan sekretaris tim Dwi Nur Anggraeni mengungkapkan akan lebih serius lagi mempersiapkan diri untuk pertarungan berikutnya.

 Agung Saputra sebelumnya bangga karena menjadi petarung pertama yang berada dibawah naungan manajemen JMFC yang didirikan oleh pasangan Heru Pujihartono dan Resti Nendia itu,  pemilik dari perusahaan katering Nendia Primarasa yang berlokasi di Jalan Bina Harapan 38-A, Pancoran, Jakarta Selatan.