BREAKINGNEWS.CO.ID - Si Doel Anak Sekolahan adalah sinetron Indonesia pertama yang ditayangkan oleh RCTI pada tahun 1994. Setelah 20 tahun lebih sejak mengudara di televisi kini Si Doel kembali lagi, namun lewat sebuah film berjudul Si Doel the Movie. Disutradarai dan dibintangi oleh Rano Karno sebagai Doel, sinetron ini berkisah mengenai kehidupan Doel dan keluarganya.

Generasi 90-an pasti mengenal serial Si Doel Anak Sekolahan. Sinetron tersebut dibintangi oleh aktor dan aktris lawas yang bertalenta, sebut saja Rano Karno, Maudy Koesnaedi, Cornelia Agatha, Aminah Cendrakasih, dan Mandra.

Falcon Pictures bersama Karnos Film kembali mengangkat kelanjutan kisah cinta Doel, Sarah, dan Zaenab yang sempat hit melalui sinetron Si Doel Anak Sekolahan (1994-2003) dan dilanjutkan dengan Si Doel Anak Pinggiran (2005) dan Si Doel Anak Gedongan (2011). Tak tanggung-tanggung filmnya sendiri mengambil latar Belanda.

Sebelum tayang di bioskop Indonesia pada 2 Agustus 2018. Film Si Doel The Movie tayang perdana di Belanda, Senin (23/7/2018). Para pemain, kru dan sejumlah wartawan pun sudah berada di Amsterdam sehari sebelumnya.

Antusias penonton di negeri Kincir Angin itu begitu besar. Ini dibuktikan dengan permintaan tiket yang harus ditambah dari sekitar 750 tiket menjadi 1.800 lembar.

Si Doel The Movie tayang di sebuah bioskop bersejarah, Pathe Tuschinski, Amsterdam. Rano Karno sebagai sutradara dan pemain pun mengaku kaget sekaligus senang.

Sementara itu, para penggemar film "Si Doel The Movie" sudah memadati lokasi acara. Mereka terlihat antusias menyambut pemutaran perdana film tersebut. Para penggemar kebanyakan berasal dari warga Indonesia yang tinggal di Amsterdam. Namun tidak sedikit pula warga asli sana yang turut menyaksikan pemutaran perdana "Si Doel The Movie".

Penayangan Si Doel The Movie tergolong bersejarah, selain karena mengangkat kembali cerita serial yang hit di dekade '90-an, film ini tercatat sebagai film Indonesia pertama yang melakukan premier komersil di Eropa.

Rano menyebut bahwa ia sendiri tak menyangka bahwa film yang ia garap setelah nyaris satu dekade tak menggarap dunia perfilman ini akan mendapatkan sambutan yang meriah.

"Deg-degan [untuk premier di Belanda] sih tidak. Tapi yang tidak terduga ya soal tempat ini, semula kami hanya menargetkan sekitar 500 undangan. Pusing juga jadinya," kata Rano.

"Kemarin sudah datang juga peminat untuk Si Doel dari Norwegia, tapi belum dapat kursi untuk menonton malam ini. Kan kasihan," lanjutnya.