BREAKINGNEWS.CO.ID-Warga Jakarta harus siap-siap menelan pil pahit untuk memiliki stadion tim sepak bola Jakarta Persija di Taman Bersih, Manusiawi dan Berwibawah (BMW), Sunter-Jakarta Utara dengan desain yang lebih menarik.

Pasalnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih dalam tahap pembahasan anggaran terkait pembangunan stasion BMW. Pembahasan itu masih terus dilakukan dan diharapkan tahun 2019 mendatang sudah bisa dilakukan pembangunan.

“Ya lagi dibahas anggarannya dulu. Kalau nggak pake anggaran, pake apa dong?,” singkat Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di Jakarta, Sabtu (10/11/2018).

Sebelumnya mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan stadion BMW belum rampung dikerjakan hingga menjadi mangkrak karena kepengurusan soal lahan tidak ada kejelasan dan Sandi mengaku legalitas hukumnya tengah dipastikan supaya proyek pembangunan stadion BMW bisa dilanjutkan kembali.

"Aspek hukumnya sedang dipastikan legalitasnya. Saya katakan memang Jakarta sudah saatnya punya. Jadi di tahun 2018  kita siapkan polanya kemitraaan. Kuat siapkan kesiapan pemerintah dengan badan usaha untuk hadirkan stadion ini mudah-mudahan bisa selesai dengan segera," kata Sandi, (8/11/2017).

Dana pembangunan Stadion BMW akan dicairkan melalui dana Penyertaan Modal Daerah (PMD) BUMD Jakarta Propertindo mengajukan dana sebanyak Rp1.5 triliun yang dimasukan dalam APBD 2019. Namun supaya PMD disetujui, maka DPRD DKI Jakarta harus membahas revisi Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2014 yang diajukan Jakpro.

Dalam perda nomor 13 Tahun 2014 tertulis modal dasar Jakarta Propertindo sebanyak Rp10 triliun tapi hingga saat ini modal yang diterima sudah sebesar Rp9.4 triliun. Untuk bisa mendapat modal Rp1.5 triliun maka Jakarta Propertindo rubah perda menjadi Rp30 triliun.