MAGELANG - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) optimis kembali memenangkan bursa perebutan kepala daerah di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Pilkada 2018 yang akan datang.

Ketua DPC PDI-P Kabupaten Magelang Sariyan Adiyanto menjelaskan, keyakinan itu ada mengingat PDI-P menduduki 10 persen kursi di lembaga legislatif. Diluar itu, insfrastruktur partai berlambang kepala banteng moncong putih ini juga dinilai dapat bekerja untuk memenangkan pilkada di wilayah ini.

"Alasan kami menang realistis karena memiliki 10 % kursi di DPRD, insfrastruktur partai yang ada yakin bisa bekerja, serta sejauh ini belum ada nama-nama calon yang muncul dari partai lain," kata Sariyan, Senin (7/8/2017) sore.

Saryan menjelaskan PDI-P sudah mulai membuka pendaftaran bagi calon bupati serta wakil bupati Magelang, mulai 7-22 Agustus 2017. Pihaknya membuka kesempatan seluas-luasnya pada siapa saja yang ingin maju pilkada melalui partainya.

"Eksternal ataupun internal memiliki kesempatan yang sama. Siapapun yang mendaftar, nanti para kader siap mengawal nama yang direkomendasikan," tutur Saryan yang ketua DPRD Kabupaten Magelang ini.

Dia juga mengajak para kader PDI-P tidak untuk bertindak diluar kendali sehingga dapat merugikan partai. Sebab, PDI-P bekerja sesuai prinsip tegak lurus aturan serta rekomendasi DPP.

"Kawan-kawan berpikir serta berucap keluar jangan berspekulasi, hingga tidak menguntungkan PDI-P," tuturnya.

Setelah pendaftaran, jadi tahapan setelah itu yaitu penjaringan. Ada juga tahapan konsolidasi internal partai untuk memperkuat nama yang nanti muncul.

Ia berharap, penjaringan Pilkada Kabupaten Magelang ini jadi ajang seperti Pemilihan Gubernur Jawa Tengah.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan, Grengseng Pamudji, menyebutkan, sistem pendaftaran resmi dibuka dengan mendasari SK DPP PDI Perjuangan mengenai penjaringan bakal calon kepala daerah.

Tidak hanya kader PDI-P saja, kader partai beda serta masyarakat umum juga dipersilakan mendaftar di kantor DPC Kabupaten Magelang, di Jalan Magelang-Yogyakarta, Prumpung Kecamatan Muntilan.

Setelah proses pendaftaran, mekanisme dilanjutkan dengan proses seleksi administrasi di DPC PDI Perjuangan. Berkas para pendaftar lalu akan dibawa ke DPD Jawa Tengah untuk proses penjaringan serta wawancara.

"Setelah itu, diserahkan ke DPP PDI Perjuangan untuk diberikan rekomendasi," paparnya.

Dia menyatakan, tidak ada perpecahan di tubuh PDI-P saat ini seperti isu yang beredar belakangan ini. Menurut dia, dinamika partai itu wajar terjadi tetapi tidak menyebabkan perpecahan serta tetap akan bersama-sama bekerja pada satu perintah DPP.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Heri Suyanto menyebutkan PDI-P adalah partai pemenang di Kabupaten Magelang. Termasuk partai pengusung bupati serta wakil bupati Magelang saat ini.

"Kekuatan PDI-P yaitu kekolektifan, bukan pada personal," ucapnya.