BREAKINGNEWS.CO.ID - Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) menuturkan akan mengirimkan atlet pelapisnya dalam penyelenggaraan SEA Games 2019 Filipina. Sebab, atlet pesepeda seniornya diprioritaskan untuk kejuaraan yang jadi pengumpulan poin menuju Olimpiade 2020. Meski turun dengan lapis kedua, Ketua Umum PB ISSI, Raja Sapta Oktohari mengatakan bahwa di SEA Games nanti anak asuhnya harus tetap bisa menyumbang medali emas.

“Di November 2019 ada SEA Games, kita sepakat untuk persiapkan lapis kedua kita ke Filipina. Jangan salah, lapis kedua kita juga peluang mendapat medali emas. Minimal kami akan sumbangkan satu medali emas. Atlet yang kita kirim juga waktunya tidak tabrakan. Kalau bertabrakan dengan pengumpulan poin ke Olimpiade, maka itu yang kita prioritaskan," kata Okto saat acara buka puasa bersama wartawan olahraga dan santunan anak yatim piatu di kediamannya, Kuningan, Jakarta, Senin (27/5/2019).

Sebagai informasi, pada SEA Games 2017 lalu di Kuala Lumpur, atlet PB ISSI berhasil menyumbangkan dua medali emas, dua medali perak, dan tujuh medali perunggu. Ada juga tiga pemecahan rekor dari nomor 1000 meter putra, 500 meter putri, Individual persuit putra.

Empat Atlet Berpeluang ke Olimpiade

Sebanyak empat atlet pebalap sepeda Indonesia setidaknya memiliki peluang untuk lolos ke Olimpiade Tokyo, Jepang 2020, hal tersebut disampaikan oleh Ketua UmumPengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI), Raja Sapta Oktohari.

“Kita sedang mengejar potensi bmx 1 orang, road 1, trek 2 orang. Jadi ada empat atlet yang berpotensi bisa ikut ke Olimpiade Tokyo, Jepang 2020,” kata Okto saat acara buka puasa bersama wartawan olahraga dan santunan anak yatim piatu di kediamannya, Kuningan, Jakarta, Senin (27/5/2019). “Tapi kita masih mengusahakan peluang-peluang lain. Kita tadi targetnya bisa dapat empat. Kalau bisa lebih Alhamdulillah. Akan tetapi bisa Ikut satu aja sangat luar biasa kesulitannya,” sambungnya.