BREAKINGNEWS.CO.ID -   Pembersihan kawasan pemukiman  serta rumah ibadah dari tumpukan sampah dan lumpur menjadi pekerjaan rumah lanjutan yang harus dilakukan manakala banjir melanda sebuah daerah.  Karena jika tak segera diatasi, maka sejumlah penyakit dan masalah lain akan segera menghadang para korban jika hal tersebut tak segera diatasi.

Menyadari kondisi demikian, maka Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) turun dan secara langsung menggerakkan warga dan korban banjir yang  melanda Jakarta, serta daerah sekitar  Jabodetabek pada awal tahun 2020 ini.  Lembaga ini mengajak warga   membersihkan  membersihkan berbagai fasilitas umum agar segera berfungsi kembali.

Kegiatan bersih  kediaman dan fasilitas ibadah itu  dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS, Prof Dr Bambang Sudibyo MBA CA  di wilayah Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2019).

Wilayah ini menjadi salah satu yang terparah sejak banjir melanda pada Rabu (1/1) dini hari.

Pada sebagian wilayah tersebut, hingga saat ini air masih menggenangi rumah-rumah. Sejumlah warga juga masih menghuni tempat pengungsian.

Bambang Sudibyo mengatakan, bencana banjir ini membutuhkan penanganan bersama dari seluruh pihak, baik pemerintah maupun partisipasi masyarakat. Termasuk organisasi pengelola zakat.

Baznas yang menjadi koordinator lembaga zakat nasional , memiliki tanggung jawab membantu masyarakat yang tertimpa musibah.



"Karena bencana yang datang tanpa memandang kemampuan ekonomi dan status sosial, selalu berpotensi menimbulkan masalah kemiskinan baru. Apalagi bagi warga yang sebelum bencanapun memiliki kemampuan ekonomi yang lemah, akan makin menderita dengan bencana ini," kata Bambang.

Banjir pada tahun baru 2020 ini memiliki sebaran yang luas dengan dampak kerugian dan korban jiwa yang tidak sedikit. Sehingga lembaga ini terus menggerakkan partisipasi masyarakat untuk turut serta membantu korban, baik dengan doa, tenaga maupun materi.

Melalui donasi masyarakat, Baznas terus membantu warga terdampak banjir melalui program penanganan baik pada masa tanggap darurat maupun masa pemulihan.

Saat ini tim berfokus pada bantuan dasar, air bersih dan dukungan psikososial. Baznas juga membuka layanan tambahan seperti servis dan cuci motor gratis di posko pengungsian, agar kendaraan warga yang ikut terdampak dapat digunakan untuk mencari nafkah kembali.

Sejak banjir melanda, Baznas telah membantu evakuasi sedikitnya di 10 titik Jabodetabek, melayani pengungsi di titik pengungsian dengan mendirikan 13 dapur umum dan dapur air.