JAKARTA – Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) memberikan desakan kepada tim nasional (timnas) sepak bola Argentina agar membatalkan rencana pertandingan persahabatan melawan timnas Israel di Stadion Teddy, Yerusalem pada 9 Juni 2018. Dalam surat yang dikirim pada Selasa (29/5/2018) kepada Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL), serta Asosiasi Sepak Bola Dunia (FIFA), Presiden PFA, Jibril Rajoub memprotes pemilihan tempat pertandingan.

Rajoub menuduh Israel "mempolitisasi olahraga" dengan menjadi tuan rumah di Stadion Teddy yang berkapasitas 31.733 orang. Apalagi, Rajoub menyebut kalau tanah stadion itu pernah menjadi tempat tinggal bagi desa Palestina di Yerusalem sebelum dihancurkan oleh pasukan Negeri Bintang David pada 1948 selama pembentukan Negara Israel (State of Israel).

"Israel, kekuatan pendudukan, telah ... (bertindak) bertentangan dengan nilai-nilai universal dan norma-norma yang mengatur prinsip-prinsip olahraga," ujar Rajoub. "Pertandingan itu juga akan mengorbankan reputasi olahraga dan moral Argentina. Mereka (Israel) juga menyesatkan masyarakat Argentina dengan mempromosikan kota itu sebagai 'satu Yerusalem untuk bangsa Yahudi'."

Menurut komentar yang dibuat oleh Daniel Benaim, penyelenggara pertandingan dalam laman Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA), lebih dari 600.000 orang sudah menyatakan minatnya untuk membeli tiket pertandingan yang digelar di Yerusalem itu. Tim Tango akan bertanding di Piala Dunia 2018 di Rusia pada 14 Juni. Di sisi lain, timnas Israel gagal lolos fase kualifikasi.