BREAKINGNEWS.CO.ID -  Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi bergerak menguat 41 poin atau 0,3 persen menjadi Rp13.813 per dolar AS dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.854 per dolar AS.

Hal serupa juga diikuti  oleh  Indeks di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada pembukaan perdagangan Jumat  (10/1/2020) pagi.  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  dibuka menguat 12,67 poin atau 0,2 persen ke posisi 6.287,17.

Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 3,32 poin atau 0,33 persen menjadi 1.020,17.

 Prediksi penguatan tersebut, khususnya IHSG sudah disampaikan analis bursa dari  Bhinaarta Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama. Menurutnya  mengacu pada   MACD yang telah membentuk pola dead cross di area positif dan Stochastic serta RSI  yang mulai menunjukkan sinyal positif.

Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

"Support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.218 hingga 6.210. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.282 hingga 6.304," ujar Nafan dalam riset hariannya, Jumat (10/1/2020).

 

Sementara itu, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengamati pergerakan IHSG yang terlihat masih memiliki potensi naik, yang tentunya akan ditunjang oleh rilis data perekonomian yang diperkirakan masih berada dalam kondisi stabil.

Selain itu aliran modal asing yang tercatat terus meningkat hingga saat ini juga turut memberikan sentimen positif terhadap pola gerak IHSG. "Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor diantaranya, ASRI, BSDE, INTP, KLBF, SMGR, UNTR," kata William.