JAKARTA - Pasangan Calon Wali dan Wakil Wali Kota Bandung Nurul Arifin-Chairul Yaqin Hidayat mempunyai komitmen untuk memberi banyak keberpihakan terhadap kaum disabilitas di Kota Bandung. Salah satunya yaitu perihal infrastruktur serta aksesibilitas pendukung untuk kaum difabel. Ruli, sapaan Chairul, mengaku prihatin dengan minimnya infrastruktur dan aksesibilitas untuk kaum difabel.

"Sedih ya, banyak kasus mereka mengalami kecelakaan karena trotoar yang tidak ramah. Sulit untuk berpindah lokasi karena tidak ada angkutan dengan fasilitas naik turun kursi roda. Jika saya pada posisi mereka, tentu saya juga kesulitan mengejar ritme kota ini yang semakin cepat,"ujar Ruli di posko pemenangan, Jalan Lembong, Selasa (15/5/2018)

Ruli mengaku, beberapa kali dirinya dan Nurul menerima kunjungan dari warga difabel. Dari pertemuan tersebut, Ruli mengapresiasi semangat mereka untuk menjalani kehidupan sehari-hari di tengah segala keterbatasan termasuk fasilitas publik. "Mereka ini pejuang, lebih gigih dari kita. Semua memiliki harapan sama, ingin bisa menikmati layanan pemerintah yang setara dengan layanan kepada warga umum lainnya," kata dia.

Hal senada juga diungkapkan oleh Nurul Arifin, bahwa pihaknya sudah mencanangkan sebagai Kota Inklusi. Namun nyatanya banyak layanan yang masih harus diperbaiki. Dari sisi pendidikan misalnya, dirinya mengaku mendapatkan informasi bila anak dan warga difabel masih mendapat diskriminasi. "Diperlukan program khusus secara gencar untuk menyamakan persepsi agar semua warga bisa beraktivitas bersama tanpa menumbuhkan rasa perbedaan. Sehingga stigma terhadap warga disabilitas dapat hilang sesuai dengan perintah Undang-Undang no.8 tahun 2016," ucapnya.

Lebih lanjut Nurul menyebutkan, dari segi Infrastruktur, dirinya mengaku masih menemukan banyak trotoar yang indah. Namun belum mempermudah akses untuk warga difabel. Bagi penyandang tuna netra, kata dia, blok pemandu yang berfungsi mengarahkan mereka untuk jalan di trotoar sering terhalangi PKL, pos keamanan bahkan lubang. "Semangat mereka ini yang membuat saya ingin segera memimpin Kota Bandung bersama Kang Ruli untuk serius memberi pelayanan tanpa diskriminasi," katanya.