JAKARTA - Calon Walikota Bandung, Nurul Arifin mengawali kampanyenya di Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Selasa (20/2/2018). Nurul Arifin mengatakan, dirinya ingin kaum ibu diperbolehkan mengikuti acara kampanye Pilkada 2018 sembari membawa anaknya.

"Saya lihat tadi kalau kampanye dengan ibu-ibu pasti ada anak-anak. Jangan mereka disalahkan, karena memang ibu-ibu itu tidak bisa dipisahkan dengan anaknya. Sebaliknya anaknya pun tidak bisa dipisahkan dengan ibu-ibu," kata politikus Partai Golkar itu.

Nurul mengharapkan ibu-ibu tidak terhalang untuk melakukan aktivitas politik karena mempunyai anak kecil yang harus selalu dijaga. Terlebih, tidak semua ibu rumah tangga dapat membayar jasa pengasuh bayi.

Nurul ingin hadirnya ibu-ibu rumah tangga bersama anaknya dalam acara kampanye tidak dianggap melanggar aturan. Otoritas pengawas Pilkada jangan menganggapnya sebagai mobilisasi anak dalam kampanye politik.

"Ini satu apresiasi kegairahan dari ibu-ibu yang ingin mencoba berkontribusi dan memberikan suara pada perempuan. Saya kira jangan dihalang-halangi. Biarkan ini alamiah," ujarnya.

Pada acara itu, Nurul mengajak ibu-ibu rumah tangga bergerak membuat sejarah baru di Kota Bandung. Salah satunya yaitu dengan memilih perempuan menjadi pemimpin kota berjulukan kota kembang itu.