JAKARTA - Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley menyebutkan bahwa serangan terbaru di Suriah untuk mengirimkan pesan kepada Suriah, bahwa serangan-serangan senjata kimia tidak bisa dimaafkan dan Haley menyatakan kalau AS tidak pernah mencari perang dengan negara lain, termasuk Suriah.

"Hal terakhir yang diinginkan presiden adalah perang. Kami tidak berusaha untuk membunuh orang. Itu bukan sesuatu yang kami inginkan dalam nilai-nilai Amerika kami," kata Haley dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (16/4/2018).

Haley kemudian menuturkan ada sejumlah hal yang menjadi tujuan AS di Suriah, saat melakukan serangan akhir pekan lalu. Tujuan pertama adalah memastikan tidak ada lagi serangan senjata kimia, kedua yaitu membersihkan Suriah dari ISIS dan terakhir mengadang pengaruh Iran di kawasan.

"Pertama-tama presiden membuatnya sangat jelas kita tidak bisa memiliki penggunaan senjata kimia di mana saja, dan kami akan terus memerangi bahwa dengan cara apa pun kita perlu melindungi kepentingan Amerika," ungkap Haley.

“Kedua, kami ingin memastikan bahwa mereka memahami bahwa ISIS harus dikalahkan sepenuhnya dengan cara yang kita tahu bahwa kita telah menstabilkan wilayah tersebut. Dan kemudian ketiga kami ingin memastikan bahwa pengaruh Iran tidak mengambil alih wilayah tersebut," tukasnya.