PARIS-Ini kabar terbaru mengenai Neymar. Bukan tentang kesiapannya memperkuat Paris Saint Germain pada laga kedua Ligue-1 Minggu (13/8) malam ini di mana PSG dijamu Evant Guingamp di Stade du Roudourou, Guingamp.

Namun, bagaimana bintang timnas Brasil bernama lengkap Neymar da Silva Santos Jr ini dikabarkan bersedia untuk membayar denda sebesar 1,9 juta poundsterling untuk menyelesaikan tuduhan penghindaran pajak di negaranya. Kabar baik ini disampaikan Marcos Neder, pengacaranya, dalam sebuah press-confrence Sabtu (12/8) di Paris. 

Uang 1,9 juta poundsterling tentunya tak ada artinya apa-apa buat Neymar pasca keberhasilannya menggaet 222 juta euro dari Paris Saint Germain, sebagai kompensasinya untuk meninggalkan Barcelona. Neymar ingin membuat fase baru yang jauh lebih baik, termasuk dengan menyelesaikan apa yang masih membebaninya, seperti tuduhan penghindaran pajak penghasilan dari negara asalnya itu. 

"Proses ini telah berlangsung selama lebih dari tiga tahun dan tujuan kami adalah melangkah maju dengan fase baru yang telah dimulai Neymar," kata Neder. 

Pada bulan September 2015, otoritas pajak Brasil menyita apa yang setara dengan $ 55,7 juta aset Neymar untuk menutupi apa yang mereka katakan sebagai pajak yang belum dibayar dari tahun 2011 sampai 2013, ditambah denda dan bunga.

Kasus ini telah mengular melalui pengadilan sejak saat itu. Neymar telah mencetak beberapa kemenangan seperti memiliki sejumlah aset yang disita dikurangi.

Neymar juga menghadapi tuduhan korupsi di Spanyol yang berasal dari kepindahannya ke Barcelona dari klub Santos,  Brasil, pada 2013.