Jakarta - Satu tahun lebih paling akhir trend mudik memakai sepeda motor makin ramai saja. Walau sebenarnya untuk ukuran jarak jauh, mengendarai sepeda motor cukup membahayakan. Terlebih sesudah Lebaran selesai, resiko kecelakaan lebih tinggi di banding sebelumnya Lebaran.

" Umumnya H- (min) kita pergi masih tetap semangat, hingga di kampung kita harusnya istirahat tidak istirahat, demikian balik kesini keadaannya telah fatigue (capek), telah lelah banget hingga muncul kecelakaan tambah lebih tinggi, " ungkap Senior Instruktur Indonesia Road Safety Agent (IRSA), Poedyo Santosa.

Memanglah memakai motor dapat menghemat cost mudik namun ia merekomendasikan tambah baik keluar cost semakin banyak yang terutama perjalanan mudik dapat aman, nyaman, serta selamat tiba di tujuan.

" Maka dari itu pemerintah merekomendasikan baiknya janganlah naik motor, naik transportasi lain kereta serta lain sebagainya. Dasarnya untuk pemakai motor, baiknya mudik tidak memakai motor, " tuturnya.

" Jadi bawa barang sedapatnya saja, paketin, wah keluar uang lagi namun aman ingat safety itu mahal, kita beli bila dapat tidak digunakan, namun kita aman selamat tiba di tujuan, " sambung Poedyo.