BREAKINGNEWS.CO.ID – Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in, masih berharap kalau pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong-un, bisa berkunjung ke ibu kota Korea Selatan, Seoul sebelum tahun baru 2019.

"Ada kemungkinan kunjungan Pemimpin Tertinggi Kim Jong-un ke Seoul dapat berlangsung dalam tahun ini, akan tetapi ada hal-hal penting selain hanya persoalan waktu," ucap Moon, Selasa (4/12/2018). "Apakah tahun ini atau tidak, itu tidak begitu penting. Yang terpenting adalah lawatan Pemimpin Tertinggi Korut ke Seoul pasti akan mempercepat proses denuklirisasi di Semenanjung Korea."

Selama 2018, Moon dan Kim Jong-un telah bertemu sebanyak tiga kali. Akan tetapi menurut Moon, kunjungan Kim Jong-un Seoul akan menjadi "lawatan perdana pemimpin Korut ke Korsel sejak kedua Korea terpisah karena perang." Selain mendekatkan kedua negara bertetangga, Moon menganggap lawatan Kim Jong-un ke Seoul juga bisa memperkuat relasi Amerika Serikat (AS) dan Korut.

Hubungan kedua negara membaik terutama setelah Presiden AS, Donald Trump bertemu Kim Jong-un pada Juni lalu di pulau Sentosa, Singapura. Trump juga berencana mengajak Kim Jong-un bertemu untuk kedua kalinya sekitar awal tahun depan.

"Saya yakin upaya kita selama ini tentunya akan memberikan dorongan positif untuk pertemuan puncak kedua antara AS dan Korut. Presiden Trump dan saya berbagi pandangan yang sama soal ini," kata Moon. Sejak pertemuan puncak perdana Korut-Korsel pada April 2018 lalu, kedua negara terus memperkuat hubungan. Seoul dan Pyongyang juga sudah melucuti seluruh ranjau darat dan menghancurkan beberapa bunker militer di perbatasan kedua negara. Berbeda dengan Korsel, meski Pyongyang mulai bersikap lunak, AS tetap memaksimalkan tekanan dan sanksi terhadap Korut hingga negara terisolasi itu melakukan denuklirisasi sepenuhnya.