Austin – Jelang balapan seri ketiga GP Amerika, pebalap Alma Ducati Pramac Jack Miller memberikan pendapatnya terkait insiden senggolan  kontroversial yang terjadi di GP Argentina antara pebalap Yamaha Movistar, Valentino Rossi dan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez pada dua pekan lalu. Namun pendapat yang dilontarkan oleh pebalap Australia ini lebih mengarah pada perang verbal lewat media massa.

Dalam pernyataannya pada sesi konferensi press dengan media di Circuit of The Amerika (CoTA) pada Kamis (19/4/2018) waktu setempat, Millier mengaku sangat gerah melihat dan membaca tulisan para media massa terkait insiden kedua pebalap papan atas ini. Miller berpendapat kalau hal ini sangatlah tidak bijak dan bahkan akan tambah memperkeruh masalah yang ada.

"Kami di sini untuk balapan dan bertarung. Tapi pertarungan harusnya hanya di lintasan dan tak bertarung lewat media massa. Saya rasa itu salah satu hal paling jelas. Ada banyak orang datang kemari, terutama para jurnalis, yang selalu mencoba membuat Anda berkata sesuatu dengan cara yang tak tepat," ujar Miller dikutip MotoGP.

"Saya paham semua ingin dapat cerita hebat, tapi kadang caranya tak tepat dan bahkan membelokkan fakta, serta membuat seseorang tampak buruk. Jadi lebih baik pertarungan biarlah tetap di lintasan, dan para rider jelas harus hati-hati karena kata-kata kami bisa dibelokkan seperti yang sudah sering kita lihat," jelasnya.

"Situasi ini telah melibatkan banyak orang dan mereka memilih berpihak kepada salah satu. Saya hanya ingin mengingatkan soal Marco dan Dani, dan lihat saja bagaimana situasinya berakhir. Kami di sini menaruh nyawa dalam risiko. Fans dan para rider yang berpihak dan bertengkar satu sama lain, saya rasa konyol dan tak dewasa. Mereka sudah cukup tua, dan harus ingat hidup ini singkat dan hidup kita ada dalam risiko," pungkasnya.