BREAKINGNEWS.CO.ID - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra mengungkapkan, setidaknya ada tiga poin penting dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 yang akan digelar di Jakarta dan Palembang, Agustus mendatang. Menurutnya, tiga hal ini menjadi indikator kesuksesan penyelenggaraan acara olahraga terbesar di Asia ini.

Poin pertama, kata Sutan, adalah pembangunan infrastruktur yang menjadi bagian investasi Indonesia. Ia mengapresiasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang mampu mengerjakan pembangunan infrastruktur penunjang Asian Games 2018 sesuai jadwal.

“Kami optimistis target penyelesaian pada Juli ini dapat tercapai. Mungkin ada satu-dua yang masih harus diperbaiki tapi Insya Allah semua akan dapat diselesaikan, baik di Jakarta maupun Palembang,” optimis Sutan dalam rilis kepada Parlementaria, Jumat (06/7/2018). 

Meski berjalan sesuai jadwal, namun politisi Partai Gerindra itu memberikan sejumlah catatan. Ia mengakui pembangunan sarana dan prasarana atau venue  tidak dari nol, seperti pada penyelenggaraan Asian Games pertama oleh Indonesia pada tahun 1962. Namun, kali ini pembangunan infrastrukturnya memerlukan penyesuaian teknologi.

“Penyesuaian teknologi pada itu salah satunya terkait sistem keamanan yang lebih modern ataupun penunjang kenyamanan atlet dan penonton. Kemudian peningkatan kualitas lampu di stadion dan kursi penonton. Stadion itu, mungkin saat dibuat dan perbaikannya, biayanya hampir sama karena modernisasi,” katanya.

Poin kedua, masih kata Sutan, pelayanan kepada pengunjung, atlet, dan official yang yang datang selama masa pertandingan Asian Games. Ia memperkirakan Indonesia akan kedatangan sekitar 15 ribu sampai 20 ribu atlet dan official. Kedatangan massa yang begitu banyak, harus dibarengi fasilitas transportasi yang baik.

“Untuk itu, kami meminta pemerintah daerah, terutama DKI Jakarta untuk mengatur lalu lintas dengan baik. Apabila tidak, semua program bisa kacau,” imbuhnya.

Poin ketiga, lanjut Sutan, yaitu prestasi Indonesia pada ajang ini. Meski Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) belum menargetkan raihan medali, ia berharap semua persiapan cabang olahraga dilakukan secara serius. Saat rapat dengan Kemenpora belum lama ini, pemerintah menargetkan prestasi Indonesia mampu menembus 8-10 besar dengan minimal meraih 23 medali emas.

“Karena prestasi akan diingat puluhan tahun ke depan. Prestasi menjadi bagian kebanggaan negara,” tandas politisi dapil Jambi itu.