BREAKINGNEWS.CO.ID - Mitka Kukar akan menjalani lag hidup mati melawan tuan rumah Persija Jakarta pada laga pamungkas Liga 1 2018. Semula, pertandingan pekan ke-34 itu akan dihelat di Stadion Oatriot, Bekasi, Minggu (9/9/2018), akan tetapi, pihak tuan rumah merubah venue pertandingan ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Bagi Persija, laga di SUGBK tentu menjadi sebuah keuntungan. Sebab, letak venue termegah yang berada tepat di jantung Ibu Kota itu, mereka juga dipastikan akan didukung oleh puluhan ribu suporternya, The Jakmania. Apalagi, sebelumnya, manajemen Persija menyebutkan bahwa akan memaksimalkan kapasitas stadion yang berjumlah 77 ribu tempat duduk itu. Mengingat, pentingnya pertandingan ini bagi kelangsungangan rencana Macan Kemayoran menjadi juara di Liga 1 2018.

Hanya saja, perubahan ini tidak menguntungkan bagi kedua kubu. Sebab, tim tamu Mitra Kukar tidak dapat menggelar latihan resmi satu hari jelang pertandingan di SUGBK. Karena, stadion kebanggaan masyarakat Indonesia itu sedang digunakan untuk acara keagamaan. Bahkan, Mitra Kukar mengakui bahwa saat ini mereka menginap di Bekasi, bukan di Jakarta.

Hal itu disampaikan oleh pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan. RD, begitu sapaan akrabnya menerangkan bahwa timnya sudah mempersiapkan diri untuk pertandingan melawan Persija jauh-jauh hari. "Kita selepas pertandingan lawan Sriwijaya FC (30/11), tidak pulang dan menyewa lapangan dan penginapan di Bekasi. Karena memang awalnya kan pertandingan akan digelar disini," kata RD kepada Breakingnews.co.id.

RD pun menyayangkan timnya tidak bisa menggelar latihan resmi di SUGBK. Padahal, menurutnya itu adalah memang keharusan tim tuan rumah yang menyediakan stadion yang akan digunakan untuk tim berlatih. Untuk lebih lanjutnya, RD menyerahkan seluruh keputusan kepada tim manajemen. "Ya kita sebetulnya menginginkan mencoba lapangan pertandingan karena memang salah satu fasilitas yang harus diberikan tuan rumah kepada tim tamu. Mengenai aturan, saya serahkan kepada manajemen, yang terkait dengan aturan itu. Apakah keberatan karena memang harus mencoba stadion. Artinya kan, stadion harus steril satu hari jelang pertandingan," ucap RD.

Di sisi lain, Mitra Kukar saat ini berada di peringkat ke-15 klasemen sementara dengan poin 39. Jumlah itu belum aman bagi Septian David Maulana dan kawan-kawan untuk bertahan di Liga 1 musim depan. Hasil imbang pun belum tentu menyelamatkan Mitra Kukar, karena Naga Mekes juga harus melihat pertandingan tim lainnya yang berada di zona degradasi. Salah satunya adalah Perseru Serui yang akan berhadapan dengan Persipura. PS TNI yang bertandang ke markas Borne FC. Serta PSMS Medan menghadapi PSM Makassar.Jika di antara ketiga tim tersebut meraih kemenangan. Sementara Naga Mekes meraih hasil imbang atau kalah, mereka harus mengubur impiannya berlaga di Liga 1 2019.