BREAKINGNEWS.CO.ID - Seorang warga negara Palestina dilaporkan telah menusuk satu serdadu Israel hingga tewas di Tepi Barat. Warga Palestina tersebut kemudian mengambil senjata dan melepaskan sejumlah tembakan, kemudian melarikan diri.

Seperti dilansir Reuters, Senin (18/3/2019), peristiwa itu terjadi di persimpangan Ariel, dekat kompleks pemukiman ilegal Israel. Pelaku menikam seorang prajurit yang berusia 19 tahun yang identitasnya tidak disebutkan. Pelaku kemudian mengambil senapan serdadu Negeri Zionis itu, lantas melepaskan sejumlah tembakan dan mengenai tiga kendaraan. Satu penumpang yang merupakan seorang rabi atau rabbi (guru) dilaporkan kritis karena tertembak.

Pelaku lantas mengambil mobil dan melarikan diri. Ketika melintas dia menembak seorang tentara Israel, kemudian lanjut ke arah desa Palestina. Ini merupakan kejadian kesekian kalinya yang terjadi di Tepi Barat. Organisasi perjuangan Palestina, Hamas, memuji pelaku serangan sebagai pembalasan atas kejahatan penjajah Israel.

Bahkan di Jalur Gaza peristiwa itu disebarkan melalui pengeras suara masjid. Anggota Hamas kemudian membagikan permen kepada masyarakat. Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu, menyatakan akan mengejar pelaku dan menangkapnya untuk kemudian mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Belum diketahui apakah pelaku merupakan anggota organisasi atau bergerak seorang diri. Serangan di Tepi Barat memang marak terjadi antara tahun 2015 hingga 2016 lalu. Sejak saat itu gelombang serangan menurun. Israel mencaplok Tepi Barat sejak Perang 1967 silam. Akan tetapi, Palestina tidak mengakui pendudukan itu. Proses perundingan damai antara keduanya juga mandek sejak 2014 lalu. Insiden ini bisa dipolitisasi oleh Netanyahu yang masih berhasrat maju dalam pemilihan umum. Padahal, dia saat ini dibelit sejumlah skandal dugaan korupsi.