BREAKINGNEWS.CO.ID - Gempa bumi berkekuatan 4,6 Skala Richter mengguncang Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (27/8/2018). Hal ini diketahui melalui Twitter resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Berdasarkan situs www.bmkg.go.id, pusat gempa berada di laut, 52 kilometer barat daya Kabupaten Kupang pada kedalaman 15 kilometer. Gempa tersebut terjadi pada pukul 07.46.40 Wita dengan episentrum terletak pada 10.01 Lintang Selatan dan 123 41 Bujur Timur (BT), kata Kepala Stasiun Geofisika Kampung Baru- Kupang, Robert Owen Wahyu, Senin.

Menurut Robert berdasarkan analisis gempa, gempa ini terjadi di lokasi 10.01 Lintang selatan, Gempa ini juga dirasakan di Kota Kupang II SIG- BMKG atau II-III MMI.

 

BMKG melaporkan wilayah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), diguncang gempa. Warga Kupang sempat panik dan berupaya menyelamatkan diri saat gempa dirasakan.

"#Gempa Mag:4.6, 27-Agu-18 06:46:40 WIB, Lok:10.01 LS, 123.41 BT (Pusat gempa berada di laut, 52 km barat daya Kabupaten Kupang), Kedlmn:15 Km Dirasakan (MMI) II-III Kupang #BMKG," tulis @InfoBMKG, Senin (27/8/2018).

Hingga berita ini ditayangkan tidak ada laporan timbulnya korban. Demikian pula dengan kerugian dan kerusakan yang diderita.

Seperti diketahui, Indonesia memang berada pada deret lempeng tektonik yang bisa memicu terjadinya gempa, mengalami lebih banyak gempa dibanding kebanyakan negara-negara lain. Saat gempa terjadi, ada baiknya jangan berlari sebab, Kamu justru akan terjatuh dan kejatuhan reruntuhan bangunan.

Seperti yang dilansir melalui University of Washington, pada dasarnya gempa hebat bakal melemparmu kesana kemari jika kamu memutuskan berdiri, apalagi berlari.

Maka carilah tempat berlindung di bawah meja dan berpeganganlah pada kaki meja. Ini akan mencegah meja terjungkal, sekaligus jadi pegangan ketika kamu merunduk di bawah meja.

Setelah gempa reda atau berangsur melemah, barulah kamu bisa berlari keluar ruangan. Jangan lupa untuk tetap melindungi kepalamu dengan lengan sembari berlari.