JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura menggunakan pesawat Kepresidenan pada, Kamis pagi, 12 April 2018. Presiden beserta rombongan langsung menuju Lapangan Kantor Bupati Jayapura, tempat dilaksakannya penyerahan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat.

Di sepanjang jalan tampak masyarakat terutama pelajar antusias menyambut kedatangan Presiden Jokowi dan Ibu Iriana. Melihat antusiasme yang begitu tinggi, Presiden dan Ibu Iriana pun tak segan menyapa dan membagikan buku serta kaos kepada masyarakat.

Kunjungan ke Jayapura ini merupakan kunjungan Presiden Jokowi yang kedelapan sejak dilantik menjadi Presiden. Sebelum berangkat ke Timika dijadwalkan melakukan peninjauan ke Jembatan Holtekam yang menghubungkan Holtekam-Hamadi dan memastikan penanganan setelah kejadian luar biasa (KLB) campak dan gizi buruk di Asmat, Papua pada 11-13 April 2018.

Presiden Jokowi berharap proyek pembangunan jembatan Holtekam, Kota Jayapura, Papua, yang ia inginkan dapat segera berfungsi dan berdampak pada pertumbuhan perekonomian di sekitar kawasan tersebut.

"Kita harapkan di akhir tahun ini selesai dan bentangan panjang jembatan 732 meter ditambah jalan menjadi 7.800 meter, maka ini menjadi sebuah jembatan paling panjang," ujarnya di Jayapura, Kamis.

"Yang kita harapkan (Jembatan Holtekam) dapat menumbuhkan titik-titik perekonomian baru di Jayapura dan sekitarnya karena ini akan memperpendek jarak dari Kota Jayapura menuju ke Skouw yang biasanya ditempuh 2,5 jam dan dengan adanya jembatan ini menjadi satu jam," sambungnya.

Presiden dalam peninjauan tersebut didampingi oleh Ibu Iriana Joko Widodo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Penjabat Gubernur Papua Soedarmo, Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) X Papua Osman Marbun, dan lainnya.

Ia menekankan keberadaan jembatan Holtekam juga harus berdampak pada penduduk di sekitarnya.

"Kita harapkan juga kawasan di sekitar jembatan ini akan menjadi sebuah tempat wisata yang indah, cantik dan bagus yang bisa mendatangkan wisatawan," kata dia.

Presiden menyatakan Jembatan Holtekam dirancang oleh arsitek dari Indonesia dan pengerjaannya dilakukan bersama oleh beberapa perusahaan BUMN.

Selain itu proyek pembangunan yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada 9 Mei 2015, pembiayaannya ditopang secara bersama antar pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota Jayapura dengan total anggaran Rp1,7 triliun.