BREAKINGNEWS.CO.ID-Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik mengatakan keuntungan dari saham PT Delta Djakarta tidak bisa digunakan secara langsung untuk infrastruktur seperti keinginan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Keuntungan tersebut otomasi masuk ke dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI Jakarta yang mana totalnya menyentuh Rp1.2 triliun. Angka itu tergolong besar mengingat puluhan tahun saham Pemprov DKI berada di PT Delta Djakarta.

“Uang itu musti masuk APBD, nanti di APBD dijelaskan buat apa, baru nanti dialokasikan,” terang Taufik di kantor DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019).

Rencananya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan akan menggunakan keuntungan tersebut untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Jakarta sekaligus menguatkan peran BUMD dalam pembangunan.

Tidak hanya itu juga karena Rp1.2 triliun lebih bermanfaat bila dialokasikan untuk pembangunan seperti sekolah ataupun perbaikan jembatan yang memang selama ini belum tersentuh Pemerintah Daerah (Pemda). “Ada yang bangun jembatan, bangun rumah, semua unsur pembangunan,” terang Anies di Jakarta, Jumat (8/3/2019).

Rencana pencabutan saham PT Delta Djakarta sendiri muncul sebelum Anies Rasyid Baswedan resmi mengisi jabatan sebagai gubernur DKI Jakarta. Realisasi wacana itu bergulir saat Anies kampanye Pilkada DKI Jakarta dan demi memenuhi janjinya maka ia bersikekeh cabut saham PT Delta Djakarta. (Puji)