BREAKINGNEWS.CO.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah memberikan arahan kepada ketiga anaknya, yakni Gibran Rajabuming Raka, Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangerep untuk tidak bermimpi menjadi seorang pimpinan negara dengan cara yang ekstra. Mantan Gubernur Jakarta ini menghimbau kepada anak-anaknya tersebut jika ingin terjun ke dunia politik harus berjuang dari bawah.

"Mereka sudah diberi kebebasan untuk menentukan pilihan ke mana, tapi tadi prinsip-prinsip, mereka sudah tahu semua. Apa yang boleh dan tidak boleh, misalnya tahu-tahu Kaesang mau nyalonin Presiden di 2024, ya enggak mungkin juga," tutur Jokowi di Restoran Green Garden, Bogor, Sabtu (8/12/2018).

Jokowi sendiri seperti yang diketuhui bersama merupakaan salah satu pengusaha mebel di solo. Ia melanjutkan usaha ayahnya sebagai tukang mebel. Setelah usahanya sukses pesat, dirinya kemudian mencoba merambah ke dunia polik dengan mencalonkan diri sebagai Wali Kota Surakarta pada 2005-2009. Jokowi diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk maju sebagai calon wali kota Surakarta.

Pada tahun 2012 Jokowi diminta langsung secara pribadi oleh Jusuf Kalla untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta. Karena merupakan kader PDI Perjuangan, maka Jusuf Kalla meminta dukungan dari Megawati Soekarnoputri, yang awalnya terlihat masih ragu. Sementara itu Prabowo Subianto juga melobi PDI Perjuangan agar bersedia mendukung Jokowi sebagai calon gubernur karena membutuhkan 9 kursi lagi untuk bisa mengajukan Calon Gubernur.

Pada saat itu, PDI Perjuangan hampir memilih untuk mendukung Fauzi Bowo dan Jokowi sendiri hampir menolak dicalonkan. Sebagai wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama yang saat itu menjadi anggota DPR dicalonkan mendampingi Jokowi dengan pindah ke Gerindra karena Golkar telah sepakat mendukung Alex Noerdin sebagai Calon Gubernur.

Setelah terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta, popularitas Jokowi melejit berkat rekam jejaknya yang baik dan pendekatannya yang membumi dan pragmatis, seperti yang ditunjukkan melalui program "blusukan" untuk memeriksa keadaan di lapangan secara langsung. Hal tersebut rupanya membawa dirinya sebagai calon Presiden Republik Indonesia yang dipasangkan bersama Jusuf Kalla sebagai wakilnya pada Pilpres 2014.

Berdasarkan hal inilah Jokowi mengingkan anak-anaknya untuk mengikuti jejaknya jika ingin sukses sebagai pengusaha maupun seorang politisi. Saat ini, Gibran Rakabuming Raka telah mengikuti jejak bapaknya menjadi pengusaha, seperti yang dilakukan bapaknya sebelum menjabat sebagai Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga sekarang menjadi Presiden RI. "Sekarang kan Bapak sudah jadi politikus, saya lihat itu sebagai hal yang sangat dinamis ya," ucap Gibran Rakabuming Raka.

Menurutnya, seorang pengusaha dituntut membantu masyarakat yang kurang mampu melalui program CSR. Dan jika hanya menjadi pengusaha, lanjutnya, maka dampak positifnya tidak dapat dirasakan seluruh masyarakat, meski sudah mengeluarkan banyak dana.

"Jadi kalau pengin menyentuh banyak orang, ya harus terjun ke dunia politik, kebijakan yang pro rakyat, sehingga bisa menyentuh banyak orang, karena pengusaha yang sukses itu harus ada yang namanya pengembalian ke masyarakat," papar Gibran Rakabuming Raka. "Jadi harus ada yang namanya pengabdian ke negara, dan itu menurut saya sodaqoh. Menurut saya, pengusaha bisa jadi politikus, tapi politikus belum tentu bisa jadi pengusaha," sambungnya.