JAKARTA - Dalam menangani arus mudik Lebaran 2018, CEO Kopi Politik Inc, Toduta Pasaribu pun memuji kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta jajarannya. Pujian tersebut terkait dengan kerja keras Jokowi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dalam moda transportasi darat. "Tidak ada lagi berita macet pada arus mudik tahun ini. Bahkan sejumlah rekor mudik tercipta tahun ini," katanya, Rabu (13/6/2018).

Dirinya pun mengapresiasi atas keberhasilan Jokowi dalam mempersiapkan infrastruktur tersebut. Menurutnya, saat ini sejumlah kota yang ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur dapat ditempuh dalam beberapa jam saja dari Jakarta. Tidak lagi memakan waktu yang lama seperti sebelumnya. "Kita patut apresiasi keberhasilan Jokowi beserta jajarannya dalam mempersiapkan infrastruktur moda transportasi darat," ujar aktivis asal Universitas Trisakti ini.

Presiden Jokowi kian gencar melakukan percepatan pembangunan jalan tol dari Jakarta hingga Surabaya. Hal itu yang membuat pria keturunan Sumatera Utara tersebut yakin jika lancarnya perjalanan mudik kali ini tanpa adanya kemacetan lalu lintas. "Saya berharap kinerja positif ini bisa terus dipertahankan. Masyarakat lah yang akan menilai keberhasilan pembangunan infrastruktur pemerintahan Jokowi saat ini," ungkapnya.

Untuk itu, dirinya pun berpesan kepada para pemudik untuk tetap berhati-hati dalam berkendara. Jika merasakan ngantuk saat melakukan perjalanan, ia menyarankan agar para pengemudi tersebut beristirahat sejenak. "Mudik lancar warga bahagia. Di kampung halaman, lebaran lebih bermakna," tandasnya.

Infrastruktur

Seperti diberitakan sebelumnya, terkait dengan gencarnya pembangunan infrastruktur tersebut, Jokowi pun membeberkan alasannya. salah satu alasannya yakni pembangunan infrastruktur dilakukan untuk menekan ketimpangan. "Saya berikan contoh yang ada di Papua. Ini ada ketimpangan antara barat, tengah, dan timur. Ini jalan yang ada di Papua, ini di daerah Merauke. Ini jalan utama, kita yang di Jawa tidak merasakan. Apa mau diterus-teruskan?" kata Jokowi di Konvensi Nasional Galang Kemajuan 2018 di Bogor, Jawa Barat, Sabt (6/4/2018).

Pembangunan infrastruktur tersebut bukan hanya soal ekonomi semata. Melainkan juga upaya mempersatukan bangsa. Pasalnya, wilayah Indonesia tidak hanya sekadar Pulau Jawa atau bagian barat saja. "Infrastruktur ini bukan hanya urusan ekonomi tapi juga urusan persatuan Indonesia. Kalau yang diperbaiki yang di Jawa terus sementara yang di sana dilupakan di mana persatuan kita?" lanjutnya.