BREAKINGNEWS.CO.ID - Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono mengatakan pihaknya telah melakukan penahan kepada Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng serta eks anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto dan anaknya bernama Anik Yuni Artika. Ketiganya, diduga terlibat dalam pengaturan skor Liga 2 dan Liga 3 di Jawa Tengah. "Sudah, sudah dilakukan penahanan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (28/12/2018).

Sementara itu, kata Argo, anggota Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih yang pada hari ini baru ditangkap masih menjalani pemeriksaan intensif. Nasibnya, akan ditentukan besok, Sabtu (29/12). "Untuk tersangka DI kan baru ditangkap, ya. Mungkin nanti setelah 24 jam baru kami terbitkan surat penahanan," ujarnya.

Argo mengatakan, untuk sementara tim Satgas Antimafia Bola baru menetapkan empat tersangka dalam kasus pengaturan skor. Dia mengatakan tidak tertutup kemungkinan ada pihak lain yang ikut terlibat. "Sementara, ini. Tapi yang terpenting semua yang melihat, mengetahui, mendengar apalagi menikmati uang suap, akan kami periksa," ujarnya.

Keempat tersangka itu dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dan/atau tindak pidana suap dan/atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau UU No 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan/atau Pasal 3, 4, 5, UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

Apa Kabar Vigit Waluyo?

Vigit Waluyo adalah nama yang paling sering disebut sebagai salah satu mafia pengaturan skor. Bahkan, dalam acara Mata Najwa 'PSSI Bisa Apa Jilid 2 beberapa waktu lalu, Vigit disebut sebagai raja di Liga 2. Keterlibatan Vigit Waluyo dalam pertandingan Liga 2 itu diungkapkan oleh seorang narasumber, yakni Mr. X yang tidak disebutkan identitasnya. Mr. X mengatakan bahwa Vigit Waluyo adalah raja di Liga 2. Artinya, Vigit adalah seseorang yang berwenang dalam skandal pengaturan pertandingan di Liga 2 2018.

Menurut penjelasan Mr. X, Vigit Waluyo mengatur dua tim Liga 2 yakni PSS Sleman dan PSMP Mojokerto Putra. "Vigit Waluyo adalah 'raja' di Liga 2. Banyak pertandingan yang diatur oleh Vigit Waluyo. Salah satunya tim yang diatur Vigit Waluyo di Liga 2 adalah PSS dan PSMP," ujar Mr. X.

Sebelumnya, nama Vigit juga turut disebut dalam Mata Najwa 'PSSI Bisa Apa' jilid pertama, pada November lalu. Kala itu, mantan runner pengaturan skor sepak bola Indonesia, Bambang Suryo menyebut nama Vigit Waluyo. Dalam kesempatan tersebut, Bambang Suryo menyebut bahwa Vigit adalah salah satu dalang match fixing di Indonesia. Namun demikian, Vigit Waluyo terlihat batang hidungnya pasca manajer Persekam Metro FC itu mengungkap kebobrokan sepak bola Indonesia.