Situbondo - Arus jalan raya pantura Situbondo padat, Selasa (4/7/2017). Gara-garanya, berlangsung luapan air dari sungai di sekitaran jembatan 'Buk Gentang' di Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus. Luberan air itu menggenangi ruas jalan raya sampai ketinggian 30 cm. Luberan berlangsung sesudah aliran air sungai terhalang karena tumpukan sampah yang penuhi sisi bawah jembatan.

" Luberan airnya mulai sekitaran jam 07. 30 wib barusan. Pernah berlangsung antrean kendaraan sekitaran 500 mtr., hingga kami berlakukan buka tutup. Baru 1/2 jam ini telah sukses diatasi sesudah dihadirkan alat berat, " kata Kapolsek Asembagus, AKP H Sugiyono, Selasa (4/7/2017).

Info mengatakan, aliran air yang melalui gorong-gorong bawah jembatan jalur pantura Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, terhalang. Terkecuali dipenuhi tumpukan sampah material banjir, gorong-gorong juga dipenuhi lumpur. Itu berlangsung karna satu tahun lebih paling akhir hampir tak ada usaha pembersihan gorong-gorong bawah jembatan oleh pihak berkaitan.

" Sepanjang 3 th. saya pekerjaan disini tidak sempat dibikin bersih. Mengakibatkan banyak tumpukan sampah yang dibawa banjir waktu hujan. Lumpurnya juga tidak tipis. Walau sebenarnya saya beberapa kali sudah memohon untuk dibikin bersih. Diluar itu minimnya kesadaran orang-orang tidak untuk buang sampah ke sungai, " tegas Sugiyono.

Karena terhalangnya aliran air sungai, tangkis di sekitaran jembatan 'Buk Gentang' juga jebol. Praktis, air sungai segera meluber ke jalan sampai mengganggu arus jalan raya setempat. Polisi segera bekerjasama dengan pihak berkaitan, sampai segera berdatangan ke tempat peristiwa. Termasuk juga personel BPBD Situbondo serta Dinas Bina Marga Propinsi Jawa timur.

" Kami minta supaya di turunkan alat berat manfaat bersihkan sampah yang menyumbat aliran sungai. Alhamdulillah semua telah dapat diatasi. Arus jalan raya juga telah lancar, " tandas AKP Sugiyono.