BREAKINGNEWS.CO.ID -  Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti berhasil meraih tiga poin perdana usai menekuk Universitas Bhayangkara (Ubhara Jaya) Bekasi  dengan skor 5-3 di LIMA Futsal: Air Mineral Prim-A Great Jakarta Conference Season 7, Senin (4/11/2019).   

Pada laga sebelumnya, Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti menelan kekalahan dari STIE Bhakti Pembangunan dengan skor 2-6. Sementara laga ini menjadi penampilan pertama Universitas Bhayangkara (Ubhara Jaya) Bekasi  di ajang ini.

Pada menit keenam, ITL gagal memanfaatkan peluang. Tembakan Sulton Rizky Muzayin masih melebar dari gawang Ubhara. Kedua tim sama kuat hingga paruh pertama babak pertama. ITL berhasil mencetak gol pada menit ke-11. Umpan terobosan Gilang Putra Nugraha berhasil dimaksimalkan dengan baik oleh Al Fitra Salam Faturahman.

Ubhara berhasil mencetak gol pada menit ke-16. Tendangan mendatar Jengger Abilowo Sudiro berhasil mengenai pemain ITL, Mochammad Rizal Septian, sehingga pantulan bola mengarah ke gawang ITL. Ubhara mendapatkan kesempatan untuk mengubah skor pada menit ke-18, tetapi tendangan Muhammad Iqbal masih bisa dihalau kiper ITL, Andhika Oktaviyana.

Al Fitra Salam kembali mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol keduanya pada menit ke-19, tetapi tembakannya masih meleset dari gawang. Skor sama kuat 1-1 pada babak pertama.

ITL membuka babak kedua dengan peluang pada menit ke-23 lewat Muhammad Fiqih Setiawan. Sayang, tembakannya masih melebar dari gawang Ubhara. Muhammaf Fiqih kembali mengancam gawang Ubhara pada menit ke-24, tetapi usahanya belum berhasil mengubah skor.

Usaha ITL untuk mencetak gol akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-31 lewat gol kedua Al Fitra Salam Faturahman. Berselang satu menit, Al Fitra Salam berhasil mencetak gol ketiganya di pertandingan ini. Pemain ITL Trisakti dengan nomor punggung 9, Al Fitra Salam Faturahman, menjadi bintang di pertandingan ini dengan kembali mencetak gol pada menit ke-35.

Ubhara berhasil mengejar memperkecil ketertinggalan pada menit ke-38. Muhammad Iqbal berhasil menjebol gawang ITL dari eksekusi tendangan bebas. ITL kembali mencetak gol pada menit akhir pertandingan lewat Yonathan Gabriel Rolando. Skor akhir 5-2 untuk kemenangan ITL Trisakti.

Meski kemenangan berada di tangan timnya, pelatih Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti, Jimmy Matulessy, menganggap performa para pemain tidak sesuai ekspektasi. “Saya kurang puas dengan performa para pemain di lapangan. Para pemain terlalu percaya diri sehingga pada pertandingan pertama kami harus menerima kekalahan. Kami seharusnya dapat mencetak banyak gol, tetap para pemain terlalu percaya diri dan belum bisa bermain dengan sabar sehingga gagal dalam penyelesaian akhir. Kami akan melakukan evaluasi untuk bisa memenangi pertandingan di sisa laga. Kami optimistis bisa lolos grup dan menjadi juara,” ujarnya.

Pelatih Universitas Bhayangkara (Ubhara Jaya) Bekasi, Ahmad Faqih Al Fauzi, mengaku bangga dengan para pemainnya yang telah bermain maksimal. “Para pemain bermain maksimal, tetapi minimnya persiapan menjadi faktor yang memengaruhi hasil pertandingan. Saya tetap bangga dengan para pemain meski tidak ada yang memiliki latar belakang pemain futsal sebelumnya. Kami tetap menerima apa pun hasilnya. Kami akan berusaha untuk mendapatkan kemenangan di tiga laga berikutnya. LIMA adalah salah satu event yang luar biasa karena memiliki minimum IPK untuk para pemain. Hal itu menjadikan para pemain agar tetap fokus kepada edukasi,” ungkapnya.

Dengan hasil ini, ITL Trisakti naik ke peringkat tiga Pul C dengan torehan tiga poin. Ubhara Jaya berada di dasar klasemen. Kedua tim akan kembali bermain pada Selasa (5/11). ITL akan bertemu Universitas Gunadarma, sedangkan Ubhara Jaya melawan STIE Bhakti Pembangunan.