BREAKINGNEWS.CO.ID - Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin mengaku punya ide manjur guna menarik partispasi pemilih saat pencoblosan Pilkada Serentak di Jawa Timur. Ide tersebut menurutnya yakni penilaian kepada TPS terbaik. Hal itu baik dari segi penampilan, maupun tingginya tingkat partisipasi pemilih. Dirinya pun meminta kepada Kapolres untuk memberikan penilaian tersebut. "Penilaian TPS terbaik 1 sampai 3 atau 5, baik penampilan maupun tingkat kehadiran pemilihnya bisa melebihi target, untuk dikasih reward atau hadiah," katanya, Selasa (26/6/2018).

Adapun pernyataan tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan ke TPS 01 Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo. Dalam tinjuan tersebut, dirinya turut didampingi oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman dan rombongan, Kapolda dan Pangdam tampak cukup mengapresiasi TPS tersebut.

Selain penampilan TPS yang cukup apik layaknya hajatan pernikahan, seluruh anggota KPPS di TPS itu juga mengenakan pakaian khas daerah. Tak hanya itu, KPPS di TPS tersebut juga menyediakan doorprize bagi pemilih yang menyalurkan hak suaranya. "Saya kira ini TPS ini cukup bagus. Sampai menyediakan doorprize untuk memotivasi pemilih agar datang dan menyalurkan hak pilihnya. Saya lihat sudah sangat berpengalaman. Mudah-mudahan besok berjalan aman dan lancar," tandasnya.

Sementara itu, Ketua KPPS 01 Hadi Susanto mengatakan jika pemilih di TPS-nya mencapai 380 lebih masyarakat. Selain itu, dirinya juga melaporkan hika tingkat kehadiran pemilih di pilkada sebelumnya mencapai 80 persen. Untuk itu, dalam pilkada serentak kali ini, pihaknya akan menargetkan kehadiran para pemilih untuk bisa hadir dengan tingkat partisipasi mencapai angka 90 persen. Oleh sebab itu, pihaknya juga menyiapkan doorprize bagi pemilih yang hadir. "Doorprize itu untuk menarik minat kehadiran pemilih. (Doorprize) semuanya hasil swadaya semua anggota KPPS di TPS 01 dan warga sekitar yang peduli," papar Hadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, pilkada serentak yang juga dilaksanakan di Kota Bandung, Jawa Barat juga melakukan hal yang sama dalam menarik partispasi pemilih dalam ajang pesta pemilihan kepala daerah tersebut. KPU maupun Pemkot Bandung pun menantang warga untuk membuat TPS yang unik dan keren. Dalam perlombaan tersebut, ada tiga kriteria yang dapat diikuti oleh warga. Ketua KPU Kota Bandung Rifqi Alimubarok mengatakan ada tiga kategori penilaian perlombaan TPS. Pertama kriteria TPS harus kreatif dari segi dekorasi. "Intinya harus menghadirkan kreatifitas setiap TPS. Misalnya dekorasi Piala Dunia dan sebagainya," kata Rifqi. Kriteria selanjutnya yakni TPS partisipatif. Artinya, TPS tersebut dinilai dari tingkat partisipasi pemilih yang menggunakan hak suaranya. "Terakhir itu TPS aksesibel. Jadi sejauh mana TPS tersebut memberikan akses kepada penyandang disabilitas," ujarnya.