BREAKINGNEWS.CO.ID – Masa pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2018 telah selesai sejak Senin (15/10/2018). Tidak kurang dari 3,6 juta pelamar berhasil menyelesaikan proses pendaftaran. Tahap berikutnya,  mereka harus menunggu status  lolos proses verifikasi atau gagal yang akan diumumkan secara resmi pada  tanggal 21 Oktober 2018 mendatang. Namun, pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN) memilih mengumumkan hasil tersebut secepat-cepatnya artinya bisa diketahui lebih awal dari jadwal yang ditetapkan. Lalu bagaimana cara melihatnya?

Disampaikan oleh Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan, peserta yang berhasil lolos akan menerima pengumuman lewat akun SSCN para pendaftar. Akan muncul pesan bagi mereka yang lolos verifikasi seleksi CPNS.

Untuk itu, pendaftar CPNS pun disarankan mengecek akun SSCN mereka secara berkala. Sebab, ada kemungkinan mereka menerima verifikasi lebih awal. "Betul lewat SSCN. Lewat akun masing-masing, ketika login langsung keluar 'Anda Lulus. Selamat,'" jelasnya di Jakarta, Jumat (19/10/2018).

 

 

 

 

 

"Jadi masing-masing pelamar coba login, tapi tidak harus setiap menit, setengah hari sekali mungkin ke akunnya masing-masing untuk dilihat yang bersangkutan lulus atau tidak," lanjutnya.

Seperti yang sudah dikabarkan sebelumnya, pihak BKN turut mewajibkan para instansi agar membuat daftar pengumumannya masing-masing. Sehingga, peserta bisa mengecek di akun SSCN maupun instansi terkait.

Lantas bagaimana dengan tanggal 21 Oktober? Tanggal itu adalah maksimal pengumuman hasl verifikasi CPNS bagi seluruh instansi. "Maksimal pengumuman itu harus disampaikan kepada publik pada 21 Oktober 2018," ucap Ridwan.

Berikutnya, lokasi tes akan tersedia di SSCN. Lokasi tes CPNS akan diumumkan beberapa hari setelah hasil verifikasi telah keluar. "Nanti setelah itu dicek berkala, sekitar tanggal 25 atau selanjutnya itu nanti lokasi tesnya akan tersedia," jelasnya.

Adapun pada seleksi perekrutan CPNS 2018, terdapat 601 instansi yang terdiri dari 425 pemerintah daerah dan 76 Kementerian dan Lembaga yang mencantumkan 238.015 formasi di seluruh Indonesia.  Seperti disampaikan diatas, total calon pelamar tercatat sebanyak 3,6 juta orang.