BREAKINGNEWS.CO.ID – Imbas dari perang dagang AS-China ternyata memberikan dampak yang baik bagi Indonesia. Hal ini dikarenakan, perusahaan yang berbasis di Taiwan Pegatron yang merupakan mitra perakit iPhone bakal memindahkan pabriknya di Cina ke Indonesia. Pegatron sendiri adalah perusahaan yang ikut ditunjuk Apple untuk merakit iPhone XS,iPhone XS Max dan iPhone XR.

Meskipun begitu, Pegatron baru akan memindahkan produksi produk non-Apple, termasuk set-top boxes (perangkat yang mengubah konten video menjadi sinyal TV) dan beberapa perangkat pintar lainnya yang telah terkena tarif AS. Pabrik Pegatron ini nantinya akan dipindahkan ke Pulau Batam Indonesia.

Walaupun sebagian besar produk Apple diproduksi di China, seperti iPhone dan Apple Watch, namun keduanya belum termasuk barang yang terkena tarif oleh AS. Akan tetapi, banyak komponen elektronik dan komponen yang biasa ditemukan di perangkat elektronik, seperti motherboard dan catu daya, terdaftar.

Terpilihnya Pulau Batam sendiri karena letaknya di selatan Singapura dan dekat pintu masuk Samudra Pasifik di Selat Malaka, adalah bagian dari zona perdagangan bebas di Segitiga Pertumbuhan Indonesia – Malaysia – Singapura. Selain Pulau Batam, Pegatron juga melirik Vietnam sebagai salah satu produksi potensial lainnya.

Sebagai informasi, Pegatron sendiri bukanlah satu-satunya pemasok Apple yang berbasis di Taiwan yang telah mengumumkan rencana untuk memindahkan pabriknya dari Cina karena perang dagang.

Sebelumnya pada pertengahan bulan November kemarin, tujuh pemasok Apple Taiwan juga mengumumkan perihal rencana untuk memindahkan pabriknya, termasuk Compal, assembler iPads dan jam tangan Apple, dan perakit iPhone Wistron.

Jika nantinya perpindahan pabrik ini benar-benar terlaksana, tentu hal ini bisa menguntungkan Indonesia. Nantinya, Indonesia pun bisa menjadi tempat yang utama bagi Apple untuk meluncurkan produk-produk terbarunya.