BREAKINGNEWS.CO.ID - Politisi Partai Demokrat Deddy Mizwar (Demiz) diketahui mengikuti rapat bersama Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Sabtu (1/9/2018). Sejatinya, partai tempat Demiz bernaung justru mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Melihat peristiwa tersebut, lantas apa kata Demokrat?

Partai berlambang bintang mercy itu menilai jika kehadiran Demiz dalam kegiatan itu yakni dalam rangka silaturahmi. Yang menjadi alasan yakni karena ada kedekatan antara Demiz dengan Ma'ruf sebagai seorang guru dan muridnya. "Kami memaknainya sebagai silahturahmi biasa saja. Apalagi kehadirannya itu bersama Kiai Ma'ruf yang notabene kami tahu adalah guru beliau dan memang punya kedekatan dengan Kang Demiz," kata Ketua DPP Demokrat Jansen Sitindaon kepada wartawan, Senin (3/9/2018).

Jansen pun meyakini jika Demiz kedepannya akan tetap bersama dengan Demokrat meski saat ini tengah dekat dengan kubu Jokowi. Pendapat itu juga diutarakannya berdasarkan hasil pertemuan Demiz dengan Ketua DPD Demokrat Jabar Irfan Suryanegara pada Kamis (30/8/2018) lalu. Menurutnya, tidak ada tanda-tanda Demiz akan hengkang dari partainya. Bahkan, kata Jansen, hingga saat ini status Demiz masih sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Demokrat Jabar. "Saya kira akan tetap bersama kami di Demokrat dan akan membantu memenangkan pemilu legislatif Partai Demokrat," jelasnya.

Tak hanya itu, Demiz sendiri, sebut Jansen, juga sudah berjanji untuk datang menghadiri HUT ke-17 Demokrat pada Minggu (9/8/2018) mendatang. Untuk itu, dirinya pun mengatakan hingga saat ini belum ada keputusan dari Demiz soal tawaran menjadi juru bicara Jokowi-Ma'ruf. Andai Demiz menerima atau menolak, Jansen yakin eks Wagub Jawa Barat itu akan mengomunikasikan dengan partai. "Kami yakin betul terkait apapun keputusan yang akan diambil kang Demiz dalam persoalan ini pasti akan dikomunikasikan ke kami Partai Demokrat, sebagaimana komitmen beliau dengan kang Irfan Ketua DPD Demokrat Jabar dalam pertemuan di Bandung kemarin," tukas Jansen.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ikut rapat dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) kubu Jokowi, politikus Partai Demokrat Deddy Mizwar memberikan saran terkait dengan strategi pemenangan di Pilpres 2019. Adapun, rapat tersebut dipimpin langsung oleh cawapres Jokowi, Ma'ruf Amin. "Kebaikan apa yang akan kita lakukan, bukan keburukan lawan yang harus kita sikapi," ujar Deddy, Sabtu (1/9).

Dalam rapat tersebut, Deddy yang ditunjuk sebagai juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf tersebut pun menyarankan agar tim pemenangan tidak memberikan komentar yang bernada negatif terhadap lawan politik. Menurutnya, mengedepankan program dan gagasan lebih baik daripada menggunakan strategi menyerang. "Saya kira fokus ke sana, sehingga betul-betul masyarakat secara luas mengetahui," sebut Deddy.