Jakarta --Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa (12/12/2017) dibuka menguat ke 6.037, setelah Senin berakhir stagnan. Pergerakan positif ini menandai awal yang cerah pada pekan ini. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) Selasa ini melemah tipis. Dolar AS berada di posisi Rp 13.547 dibandingkan posisi pada perdagangan akhir pekan lalu di Rp 13.540.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 11,799 poin (0,19%) ke level 6.038,432. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 3,015 poin (0,29%) ke level 1.021,993. Membuka perdagangan awal pekan, Selasa (12/12/2017), IHSG bertambah 10,640 poin (0,18%) ke level 6.037,273. Indeks LQ45 tumbuh 2,230 poin (0,22%) ke level 1.021,208.

Saham-saham unggulan secara perlahan mulai menguat. Investor domestik juga belum berhenti mengoleksi saham. Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG melaju 11,987 poin (0,20%) ke level 6.038,620. Sementara Indeks LQ45 menanjak 2,464 poin (0,24%) ke level 1.021,442. Padahal sebelumnya, IHSG gagal bertahan di zona positif. Sore kemarin, IHSG berakhir negatif di posisi 6.026.

Indeks utama bursa Wall Street kompak ditutup dalam teritori positif pada perdagangan semalam (11/12/2017). Indeks Dow Jones menguat 0.23% ke level 24,386.03, S&P naik 0.32% ke level 2,659.99, dan Nasdaq terangkat 0.51% ke level 6,875.08.

Penguatan tersebut terjadi di tengah terjadinya serangan teror menggunakan bom pipa buatan yang terjadi di pusat komuter kota New York City pada saat jam sibuk.  Sementara bursa-bursa regional bergerak mixed pagi ini. Berikut situasi di bursa regional pagi hari ini:

    Indeks Nikkei 225 naik 4,529 poin (0,02%) ke level 22.943,260.

    Indeks Hang Seng menguat 7,201 poin (0,02%) ke level 28.972,490.

    Indeks Komposit Shanghai melemah 10,640 poin (0,32%) ke level 3.311,560.

    Indeks Straits Times berkurang 7,520 poin (0,22%) ke level 3.452,930.