BREAKINGNEWS.CO.ID -  Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang menguat setelah pada awal pekan jatuh ke zona merah. Itu ditandai dengan langsung menguatnya pada pembukaan perdagangan Selasa (27/8/2019).

IHSG dibuka menguat 30,06 poin atau 0,48 persen ke posisi 6.244,57. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 7,54 poin atau 0,78 persen menjadi 975,43.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah  mengatakan pergerakan indeks hari ini masih akan dibayangi sentimen negatif dari global terutama terkait perang dagang.

"Namun, sejalan dengan membaiknya bursa AS pada Senin, membuka harapan bagi IHSG berpotensi menguat pada hari ini," ujar Alfiansyah seperti dikutip laman Antaranews.com.

Perang dagang antara China dan AS semakin sengit dan meningkat tajam setelah kedua pihak menaikkan lebih banyak tarif pada masing-masing komoditas ekspornya.

Hal itu terjadi pada Jumat (23/8), setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bea tambahan 550 miliar dolar AS terhadap produk China. Hanya beberapa jam setelah itu, China meluncurkan tarif balasan senilai 75 miliar dolar AS terhadap barang-barang AS.

Ketegangan sedikit mencair, setelah China bersedia menyelesaikan sengketa dagangnya dengan AS melalui perundingan damai dan dengan tegas menentang eskalasi konflik tersebut karena eskalasi perang dagang tidak menguntungkan China, AS, maupun kepentingan masyarakat dunia.

China akan menyambut perusahaan-perusahaan dari seluruh dunia, termasuk AS, untuk berinvestasi dan beroperasi di China. Bahkan Perusahaan AS disambut baik di China dan akan diperlakukan dengan baik.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 260,45 poin (1,29 persen) ke 20.521,49, indeks Hang Seng melemah 4,84 poin atau 0,02 persen ke 25.675,49, dan indeks Straits Times menguat 3,77 poin (0,12 persen) ke posisi 3.069,1.