BREAKINGNEWS.CO.ID - Manajer Chelsea, Maurizio Sarri semringah striker barunya Gonzalo Higuain mencetak dua gol dari kemenangan 5-0 atas Huddersfield di Stamford Bridge, Sabtu (2/2/2019). Dua gol lainnya dibuat oleh Eden Hazard dan satu sisanya oleh David Luiz.

Sarri juga merasa senang karena Higuain mampu bermain dengan sangat baik bersama Hazard. Menurut mantan pelatih Napoli itu, Hazard dan Higuain sangat cocok ketika di pertandingan kontra Huddersfield. Kecocokan itu jelas sangat berarti untuk perkembangan Chelsea di pertandingan selanjutnya.

Di laga itu, kombinasi Hazard dan Higuain tampil cukup menjanjikan. Hazard mampu menopang Higuain di lini depan, begitu pun sebaliknya. Higuain, yang menjalani laga perdananya di Stamford Bridge, bisa mengimbangi umpan-umpan pendek Hazard di depan kotak penalti Huddersfield.

“Saya tahu betul ketika dia (Higuain) tiba di sini (Chelsea) dia sedang tidak berada di puncak performanya. Namun sekarang dia telah berkembang. Saya benar-benar senang karena selain dua gol yang dia buat, dia juga mampu bermain dekat dengan Hazard. Di lapangan mereka cocok untuk bermain satu sama lain. Bagi kami hal itu jelas sangat berguna,” ujar Sarri, seperti dilansir dari Football London, Minggu (3/2/2019).

40 Gol Bersama Sarri

Bagi Higuain, dua gol ini menandai berlanjutnya catatan oke bersama Sarri. Penyerang baru Chelsea ini menunjukkan bahwa Sarri memang tahu cara memaksimakannya.

Baru dua kali tampil di Premier League bareng Chelsea, Higuain mengoleksi dua gol. Opta mencatat, tambahan dua gol di liga itu menjadikan Higuain kini punya torehan 38 gol dari 37 penampilan liga, baik di Serie A dan Premier League, bersama Sarri.

Maka kini Higuain sudah punya 40 gol dalam 45 pertandingan di semua kompetisi di bawah arahan Sarri. Dengan total waktu bermain 3.434 menit, maka Higuain rata-rata bikin satu gol tiap 85 menit 51 detik.

Dua gol di Stamford Bridge ini juga menjadi catatan spesial untuk Higuain. Dia adalah pemain Chelsea pertama yang bisa mencetak dua gol pada debut liga di kandang, sejak Mario Stanic mengukir catatan serupa pada Agustus 2000 silam.