BREAKINGNEWS.CO.ID – Dakwah tak melulu harus dengan cara serius dan duduk tertib dalam satu majelis. Semua bidang bisa menjadi ladang dakwah bila pengemasannya tepat. Berdasarkan pemikiran itulah Badan Amin Zakat Nasional (Baznas) kembali menggelar sebuah gelaran non konvensional  melalui olahraga, yakni dengan menggelar turnamen futsal.

Dengan menggandeng Lembaga Amil Zakat (LAZ) lainnya, maka turnamen ini dimaksudkan juga sebagai ajang untuk peningkatan kerja sinergis yang sudah terjalin selama ini.

Menurut  salah satu anggota Baznas Irsyadul Halim, turnamen ini bisa memacu sportivitas  personil lembaga zakat untuk terus berlomba dalam kebaikan, selain juga untuk mempraktekkan secara lebih luas perintah Nabi Muhammad yang telah mendorong umat  untuk berolahraga, seperti memanah, berenang dan berkuda.

“Mari kita memacu sportivitas dan berlomba-lomba dalam kebaikan. Untuk menggelorakan spirit kebangkitan zakat, kita mengoptimal dakwah zakat lewat olah raga melalui turnamen ini,” kata Irsyadul, saat pembukaan Turnamen Futsal Baznas dan LAZ di Jakarta, Sabtu (23/2/2019).

Menurutnya, komposisi LAZ dalam laga ini, sama dengan kerja sama penyaluran zakat Baznas yang ditandatangani di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) beberapa waktu lalu. Yakni, LAZ ormas yang turut diramaikan LAZ nasional lainnya.

 “Dukungan ormas-ormas besar dalam pendistribusian zakat Baznas akan membantu penyaluran yang transparan, merata dan akuntabel di mata masyarakat,” tandasnya.

Disampaikan dia, pendistribusian melalui LAZ akan menyasar bidang sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Seluruh pendistribusian disalurkan kepada asnaf zakat, dan dipertanggungjawabkan.

Baznas juga akan mendorong capacity building LAZ dalam mendistribusikan zakat. Selain juga menerapkan pengawasan rangkap dalam pendistribusian berupa monitor dan evaluasi oleh tim independen, audit internal, audit kantor akuntan publik (KAP), audit syariah.

Maka dalam system manajemen dan operasinya, lembagai ini  juga menerapkan manajemen ISO untuk memastikan pendistribusian sesuai dengan syariat zakat yang berupa Fatwa MUI, pandangan syariah anggota bidang syariah Baznas dan perundang-undangan yang berlaku