BREAKINGNEWS.CO.ID - Presenter Najwa Shihab ikut dalam sidak yang dilakukan Tim Ditjen PAS di Sukamiskin pasca OTT  KPK. Saat disidak Ditjen Pas, petugas bersama Najwa menemui narapidana penghuni Lapas, Nazaruddin dan Setya Novanto tengah membaca Al-Quran di sel tahanannya.

Sejak tiga bulan menghuni Lemabaga Pemasyarakat Sukamiskin, Bandung, Setya Novanto menghuni kamar no 29 Blok Timur Atas. Tidak ada fasilitas mewah di kamar tersebut.  Dalam sidak tersebut, sempat beredar kabar jika kamar tersebut bukanlah milik mantan Ketua DPR RI.

Dalam video kunjungan Najwa Shihab tersebut tampak kamar Setya Novanto sangat sederhana. Banyak cat tembok yang sudah mengelupas, dan tampak barang tertumpuk di sana-sini.  Saat breakingnews.co.id, mencoba untuk mengkonfirmasi ke Firman Wijaya, pengacara Setya Novanto itu membenarkan jika kamar no 29 tersebut memang dihuni oleh kliennya.

“SN memang di kamar 29 setelah dicek dan memang belum sempat memperbaiki karena baru tiga bulan di sana dan saat masuk sudah menghadapi bulan puasa. SN juga mengikuti orientassi  pengenalan lingkungan selama 1,5 bulan dan ada beberapa masalah di lapas jadi memang belum sempat melakukan perbaikan d ruangan tahanan tersebut,” ucap Firman Wijaya yang mendapatkan informasi dari Lapas Sukamiskin, Bandung.  "Jangan menghakimi, kita ini bukan jadi hakim buat diri kita sendiri. Pak SN butuh kekuatan moral untuk menghadapi pemidanaan ini," ucap Firman.

Firman juga menjelaskan jika kamar SN benar Nomor. 29 Timur Atas tak jauh dari kamar Nazaruddin, nomor 14 blok Timur Atas. “Semua kamar tersebut terintegrasi di depan.  Tidak ada rekayasa kamar. Semua napi dapat kamar yang sama. Tidak ada untung atau ruginya merekayasa kamar. Kecuali napi tersebut tidak ada di Sukamiskin,” kata Firman Wijaya.

Firman Wijaya juga menyatakan bahwa selama di lapas Sukamiskin SN lebih banyak memperdalam ilmu agama dan belajar al-Quran. Salah satu gurunya adalah Ustad Anum. “Orang lagi tenang dan belajar agama, tolong jangan dipolitisasi,” kata Firman Wijaya.

Pernyataan Firman Wijaya ini sekaligus membantah kecurigaan beberapa pihak tentang kamar dan fasilitas mewah yang didapat oleh beberapa napi penghuni Lapas Sukamiskin. Termasuk Setya Novanto dan Nazaruddin. Lapas yang sebagian berisi napi kasus korupsi itu memang digeledah oleh KPK pada hari Jumat hingga Sabtu, (20-21/7/2018).