BREAKINGNEWS.CO.ID - Menjadi finalis kontes kecantikan tidak hanya dilihat dari penampilan saja, namun dari segala aspek, salah satunya adalah mengenal budaya Indonesia. Seperti kegiatan yang dilakukan baru-baru ini oleh 30 finalis. Setelah melewati 3 hari 2 malam di Danau Toba, Sumatera Utara, para finalis Miss Grand Indonesia 2018 menyempatkan waktu berkunjung ke Base Ops Landasan Udara Halim Perdanakusuma pada Minggu (15/7/2018).

Para finalis mendapat pembekalan pengetahuan tentang pertahanan udara guna belajar mengenai sejarah kedirgantaraan Indonesia dan mengenal beberapa unit pesawat tempur terbaik yang dimiliki oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU).

Selain mendapat pembekalan terkait kedirgantaraan Indonesia para Finalis Miss Grand Indonesia juga mendapatkan sambutan hangat dari Ketua PIA Ardhya Garini, Ayu Yuyu Sutisna.

Miss Grand Indonesia.

 

Dalam sambutannya Dikna Faradiba selaku National Director Miss Grand Indonesia mengungkapkan bahwa para finalis sudah semestinya mampu belajar mengenai bagaimana menjadi wanita tangguh seperti yang blsa ditemui dalam sosok panutan sepeni Ayu Vuyu Sutisna.

“Sesuai dengan misinya Miss Grand Indonesia adalah sebagai pembawa pesan perdamaian. Maka, kunjungan ini sangat penting karena berkaitan sekali dengan pertahanan negara,” ungkapnya.

Mantan Puteri Pariwisata ini berharap, Ketua Pia Ardya Garini Ibu Ayu Yuyu Sutisna bisa memberikan dukungan, arahan, serta masukan kepada para finalis Miss Grand Indonesia 2018, untuk dapat menjadi sosok Miss Grand Indonesia yang tidak hanya cantik, mandiri, tetapi juga tangguh, dan dapat menginspirasi para wanita-wanita di Indonesia.

"Kami bahagia dapat kesempatan hadir di sini, para finalis termasuk saya sendiri mendapatkan ilmu serta wawasan terkait kedirgantaraan Indonesia. Dan tentu kami sebagai generasi muda dapat belajar banyak dari sosok lbu Ayu Yuvu Sutisna agar dapat menajdi wanita wanita tangguh yang akan membela bangsa lewat karya kreatifitas dan hal positif lainnya,” kata Digna.

“Kepada Ketua Pia Ardya Garini kiranya dapat meluangkan waktu untuk bisa hadir dalam acara malam puncak Finalis Miss Grand Indonesia yang akan diselenggarakan pada 21 Juli mendatang,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut Kadispenau Marsma TNI Novyan Samyoga memberikan pembekalan pengetahuan tentang apa itu pertahanan udara kepada 30 Finalis Miss Grand Indonesia 2018.

Dalam paparannya Kadispenau menjelaskan, negara Indonesia disebut sebagai negara maritim karena 2/3 dari wilayahnya terdiri dari lautan, 1/3 adalah daratan, namun 3/3-nya adalah udara.

“Inilah yang kami jaga selama ini. Bilamana ada ancaman dari pihak yang mengganggu. Pertahanan udara yang kuat adalah kunci dari kekuatan TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI,” jelasnya.

Kadispenau juga memaparkan tentang Flight Information Region (FIR) yang rencananya di-take over pemerintah Indonesia pada tahun 2019, kekuatan alutsista, radius of action pesawat tempur, pengembangan kekuatan di Pulau Natuna hingga komando-komando yang ada di TNI AU.

Seusai menerima pemaparan dari Kadispenau, para finalis Miss Grand Indonesia 2018 diberikan kesempatan melihat pesawat F-16.

Dalam acara tersebut dihadiri, Ketua PIA Ardya Garini Ibu Ayu Yuyu Sutisna, Ketua Yayasan Dharma Gantari, Dikna Faradiba, Kadispenau Marsma TNI Novyan Samyoga, Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma (Pnb) TNI M Tonny Harjono, Kadispenum, serta jajaran Dispen Lanud Halim Perdanakusuma.