BREAKINGNEWS.CO.ID – Ducati mengakui kalau saat ini sulit bagi mereka untuk menghentikan peluang pembalap Repsol Honda, Marc Marquez merebut gelar juara dunia MotoGP musim ini. Namun Ducati optimistis bisa meraih kemenangan lebih banyak di sisa musim ini lewat kedua pembalap andalannya, Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo. Hal tersebut diungkap langsung oleh General Manager Ducati Team, Luigi 'Gigi' Dall'Igna.

Dovizioso dan Lorenzo tampil mendominasi pada seri MotoGP Ceko yang baru saja usai digelar di sirkuit Autodromo Brno akhir pekan kemarin, di mana mereka berdua sukses menampaki kakinya di podium kemenangan dan podium runner-up dan sekaligus mengasapi para pembalap Honda yang di antaranya termasuk pemimpin klasemen pembalap saat ini, Marc Marquez. Di lain sisi, Dall'Igna tak mau berpuas diri atas hasil ini, dan yakin Desmosedici harus lebih gahar lagi di sisa musim.

"Tugas kami masih menumpuk, dan benar bila pembalap mendorong teknisi untuk memperbaiki performa lebih jauh. Kami puas atas hasil balapan di Ceko, tapi kami tak boleh berhenti di situ. Honda masih begitu dekat dengan kami," ungkap Dall'Igna, dikutip GPOne.

Sejauh ini, Marquez satu-satunya pembalap Honda yang mampu meraih kemenangan, dengan koleksi lima kemenangan. Dall'Igna, yang melihat kedua pembalapnya sama-sama kuat, yakin Ducati bisa merebut lebih banyak kemenangan lewat keduanya. Dovizioso dan Lorenzo masing-masing telah mengoleksi dua kemenangan. "Bersama Jorge dan Dovi, kami ingin meraih kemenangan sebanyak mungkin. Meraih lebih banyak kemenangan ketimbang rider yang akan memenangkan gelar? Jelas bakal sangat memuaskan," ujar Dall'Igna.

Hasil di MotoGP Ceko juga membuat Dall'Igna lega karena cekcok antara Dovizioso dan Lorenzo sebelum pekan balap telah berlalu. Dall'Igna mengaku sama sekali tak menyesali keputusannya menandemkan keduanya pada dua musim terakhir, dan justru menyesali kepergian Lorenzo ke Repsol Honda.

"Jelas sangat disayangkan. Tapi saya yakin kami akan tetap kuat, bahkan tanpa Jorge. Banyak faktor membawa kami ke situasi ini, dan semua tak mudah. Tapi tak ada masalah di departemen balap kami. Punya dua rider yang kuat selalu lebih baik bagi tim yang ingin merebut gelar. Jelas ada pro-kontra, tapi dua pembalap yang kuat jelas lebih baik bagi sebuah tim," pungkasnya.